PIFAF 2017

Kamis, 17 Maret 2016

Tersangka Ahmad di Jempu Penyidik di Ruangan
Tahanan Polres Polman
Tersangka Ahmad Berada di Ruangan Unit PPA Polres Polman
Tersangka Ahmad Mengakui Perbuatannya
di Depan Penyidik Kepolisian

POLEWALITERKINI.COM - Akhirnya Ahmad guru honore Mulok di SMK Ma'arik gatot subroto manding dan sekaligus mengajar di MTS dan pembina panti khusnul khatimah Polewali, Polewali Mandar, Sulawesi Barat. Ditetapkan tersangka oleh Polisi.

Sebelum guru dilaporkan siswanya mencoba melakukan kekerasan seksual dengan meraba dan sodomi, meski awalnya menyangkal setelah melakukan perbuatannya, namun akhirnya mengaku setelah penyidik polisi unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) mengantongi sejumlah bukti.

Kasat Reskrim Polres Polman. AKP Jeifson Sitorus, S.H mengatakan, awalnya pihak Kepolisian menerima laporan dari sejumlah siswa yang datang ke Polres melaporkan dugaan pencabulan dan pelecehan seksual yang dialami.

Berdasarkan laporan itu, pihak Kepolisian dai Unit Perlindungan Perempuan dan Anak melakukan pengembangan bahkan sudah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), untuk 3 tempat dan sudah melakukan visum terhadap 1 orang korban yang sudah menjadi korban Sodomi.

Setelah mengantongi beberapa bukti, hari ini. Kamis, 17 Maret 2016 terlapor yakni Akmad resmi ditetapkan sebagai tersangka. Polisi saat jumpa pers tidak mengurai seperti apa yang dilakukan tersangka terhadap korbannya, mengingat 6 korban masih anak dibawah umur.

"Dari 6 yang melapor itu, semuanya anak dibawah umur."Kata Jeifson Sitorus, S.H

Polisi juga memungkinkan akan bertamahnya korban lain, alasannya terlapor atau tersangka Ahmad adalah tenaga pengajar di salah satu lembaga pendidikan di Polewali Mandar.

Pihak Kepolisian menjerat tersangka dengan Pasal 82 Jounto Pasal 76 (E) Undang-undang Perlindungan. Selain menetapkan tersangka oknum guru Ahmad ditahan di Rumah Tahanan (Rutany Polres Polman.

Laporan  :  Sukriwandi

PolewaliTerkini.Net