PIFAF 2017

Minggu, 20 Maret 2016

Didepan Polisi Ahmad Akui Perbuatannya
Tersangka Ahmad Sebelumnya Mendatangi SPKT
Untuk Melaporkan Pencemaran Nama Baik
POLEWALITERKINI.COM - Guru honorer yang sebelumnya di laporkan siswanya melakukan pelecehan seksual mengaku melakukan perbuatan itu saat siswanya dalam keadaan tertidur.
Didepan Penyidik Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Reskrim Polres Polman mengatakan, saat tertidur dia bermimpi bersama pacarnya, dan menyangka yang ditemani tidur inisial (Sdr) adalah pacarnya sehingga terjadi sesuatu yang membuatnya jadi tersangka.
"Pas saya tidur, saya mimpi sama pacar saya, terus saya kira itu pacar saya langsung terjadi seperti itu, itu saja."Kata Ahmad di depan penyidik Polisi.
Kemudian saat ditanya polisi terkait perbedaan anatara pacarnya dan siswanya yang ditemani tidur. Ahmad mengatakan, tidak mengetahui.
Meski dia mangaku mencabuli siswanya, namun tidak mengimini sesuatu ataupun merayu, alasannya, siswanya (Sdr) saat itu dalam keadaan tertidur.
Sementara Kasat Reskrim Polres Polman. AKP Jeifson Sitorus, S.H mengatakan, untuk detail hasil visum siswa atas nama (Sdr) korban sodomi akan dibuka di persidangan di Pengadilan Negeri Polewali.
Kata dia, tersangka diketahui baru mengajar di Lembaga Pendidikan itu sekira 1 tahun terakhir.
Dia tambahkan, bahwa sampai saat ini tersangka masih menyangkali perbuatannya, tapi berdasarkan alat bukti yang telah dimiliki polisi sehingga ditetapkan tersangka.
Sejauh ini pemeriksaan polisi terhadap beberapa korban, mereka baru melaporkan kejadian ini mengingat status tersangka adalah guru dari korbannya sehingga ada rasa enggan atau ketakutan untuk membuat laporan di Polisi.
Selain itu, penyidik Kepolisian mendengar bahasa dari tersangka bahwa mengarahkan siswanya agar tidak menggunakan celana panjang saat tidur.
"Cuma ada bahasa dari tersangka yang menyatakan, semacam menakut-nakuti bahwa ditempat ini ada penunggunya, sehingga menyarankan tidurnya tidak memakai celana panjang gitu." Kata Kasat Reskrim Polres Polman. AKP Jeifson Sitorus.(*****)