PIFAF 2017

Selasa, 22 Maret 2016

Kasi Intel Kejari Polewali. M. Subhan, S.H, MH
Rusna Diduga Tega Membunuh Anak Kandungnya
Yang Baru di Lahirkan
POLEWALIWALITERKINI.COM - Kejaksaan Negeri (Kajari), Polewali Mandar, Sulawesi Barat. Telah menerima berkas perkara  pembunuhan anak yang menjerat ibu kandungnya.
Pihak Penyidik Kepolisian Resort (Polres) Polewali Mandar, Sulawesi Barat, melalui unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Reskrim olres polman. Sebelumnya melimpahkan kepada Jaksa Penuntut Umum. Senin (21/03/2016).
Kepala Kejaksaan Negeri Polewali, melalui Kepala Seksi Intel. Muh Subhan, S.H, MH yang juga bertindak selaku Jaksa Penuntut Umum (JPU) membenarkan pelimpahan berkas tersebut.
"Iya kami telah menerima berkas perkara dugaan kasus pembunuhan anak yang menjerat tersangka adalah ibu kandungnya sendiri atas nama inisial Rusna (20), warga Kecamatan Bulo, Desa Daala Timur." Kata Subhan kepada wartawan.
Penyerahan berkas tersebut dilengkapi dengan tersangka beserta barang bukti yang digunakan menghilankgan nyawa anaknya.
Atas pelimpahn berkas perkara ini secepatnya melakukan pemeriksaan terhadap beberapa saksi yang telah kami siapkan, termasuk dakwaan yang akan diberikan kepada tersangka.
"Atas kasus ini kami akan kenakan tersangka yakni Undang-undang Nomor 23 Tahun 2004 Tentang Perlindungan Anak.  dengan ancaman 15 tahun dan denda paling banyak 3 miliar." kata kasi intel M. Subghan, S.H, MH
Sebelumnya diberitakan, Ibu manis Rusna (20) ditangkap satuan Reskrim Polres Polman setelah mendapatkan laporan dari warga desa setempat, atas dugaan melakukan pembunuhan terhadap anak kandungnya sendiri yang baru saja dilahirkan.  Jumat (27/1/2016).
Mayat Bayi Yang Dibunh Ibu Kandungnya Januari 2016, sekitar jam 7 menjelang malam, warga Desa Daala Timur, Kecamatan Bulo, Kabupaten Polewali Mandar. Menenemukan adanya mayat didalam kantong plastik yang sudah terkubur.
Setelah mayat ditemukan sejumlah warga setempat curiga pada salah satu masyarakat yang diduga hamil dan sudah pisah ranjang dengan suaminya. Berawal dari itu mayat dibawah dan diserahkan kerumah kepala dusun dan selanjutnya berkembang dan informasinya tiba di Polisi.
Setelah informasi tiba, pihak Kepolisian  Kamis,malam  21 Januari 2012016 sekira jam 12 malam langsung mendatangi TKP, saat melakukan interogasi kemasyarakat ditemukan informasi bahwa ada fakta dimana wanita yang baru melahirkan dan dimana tidak dikehendaki sehingga menjadi penyebab dibunuh.
Kasat Reskrim Polres Polam Jeifson Sitorus saat itu mengatakan, bahwa sejak hamil ibu yang membunuh anaknya berupaya menyembunyikan dan menyampaikan kepada masyarakat setempat bahwa dirinya tidak hamil, sehingga dalam pemikiran sudah ada perencanaan setelah putrinya lahir akan dibunuh.

Laporan  :  Erwin Setiawan
Editor       :  Sukriwandi

PolewaliTerkini.Net