PIFAF 2017

Kamis, 31 Maret 2016

Rakornas KPI 2016 NTB
POLEWALITERKINI.COMMATARAM - Sebanyak 33 KPID se Indonesia dan KPI Pusat telah berada di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), mengikuti Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Komisi Penyiaran Indonesia tahun 2016.

Rencana pembukaan Rakornas besok, Jumat (01/04/2016). Kali ini
membahas berbagai isu-isu di dunia penyiaran tanah air.

"Kita akan membahas hal-hal krusial maupun strategis untuk penyiaran di tanah air," kata Ketua KPI Pusat Judhariksawan saat membawakan sambutannya dalam welcome dinner yang dilaksanakan Pemerintah Provinsi NTB bagi seluruh peserta Rakornas KPI 2016, Kamis malam (31/03/2016), di Hotel Santosa, Senggigi, Mataram.

Menurut Judhariksawan, Rakornas KPI kali ini juga menjadi rakornas yang istimewa karena pada awalnya dijadwalkan untuk dilakukannya peresmian 1 April besok sebagai Hari Penyiaran Nasional. Sebagaimana telah diluncurkan saat Rakornas KPI di Solo sebelumnya.

Meski telah direncanakan dan disampaikan secara langsung kepada Presiden Joko Widodo untuk pencanangan itu, namun mengingat perlunya pengkajian terhadap itu, maka itu belum bisa diwujudkan tahun ini.

"Kami sudah minta kepada Presiden untuk mencanangkan 1 April ini sebagai Hari Penyiaran Nasional, sudah dideposisi pula ke Menteri Kominfo, Menkominfo juga sudah mengkaji. Meski tahun ini mungkin belum bisa disahkan, karena sesuatu dan lain hal, setidaknya kita sudah menapaki sebuah upaya. Mudah-mudahan jika yang komosioner sekarang belum bisa menikmati, tetapi setidaknya yang akan datang nanti bisa," kata Judhariksawan yang juga di tahun ini bersama komisioner KPI PUsat lainnya segera mengakhiri masa jabatannya.

Wakil Gubernur NTB Muhammad Amin yang mewakili gubernur dalam sambutannya berharap pelaksanaan Rakornas KPI 2016 ini yang memilih tempat pelaksanaannya di Lombok, Mataram, dapat berjalan sukses.

"Kita doakan berjalan sukses, dan Rakornas ini akan punya nilai tambah bagi daerah kami yang berpenduduk 4,8 juta jiwa, terdiri dari dua pulau besar Lombok dan Sumbawa dan 278 pulau-pulau kecil," kata Muhammad Amin.

Ia menambahkan, melalui Rakornas ini, juga diharapkan dapat memberi semangat untuk senantiasa membangun daerah NTB ini bagi pemerintah daerah.

"Ini kepercayaan bagi kami dari KPI dan KPID seluruh Indonesia. Insya Allah ini menjadi spirit bagi kami untuk membangun NTB ke depannya," ujarnya.

Terpisah, Ketua KPID Sulbar Andi Rannu kepada media ini menambahkan, Rakornas KPI 2016 kali ini juga menjadi penting karena berlangsung dalam momentum revisi terhadap Undang-Undang Penyiaran Nomor 32 Tahun 2002 tentang Penyiaran yang kini sedang berjalan.

"Sebagai wakil publik dalam urusan penyiaran, KPI senantiasa berkomitmen mengawal pelaksanaan demokratisasi penyiaran yang berkeadilan. Yang tentunya diharapkan menciptakan konten siaran berkualitas dan melahirkan generasi bangsa yang berkualitas," ujarnya.

Rakornas KPI kali ini mengambil tema "Mewujudkan Dunia Penyiaran yang Sehat dan Berkualitas dalam menghadapi Era Konvergensi", berlangsung di lombok, Nusa Tenggara Barat, dari tanggal 1-3 April mendatang.(*/Wandi)