PIFAF 2017

Selasa, 05 April 2016

Sambil Bermain Catur, Komunitas Assamalewuang
Susun Strategi
Ali Baal Masdar
POLEWALITERKINI.COM - ABM Gue Banget, seperti itu Comunitas Assamallewuang yang selama ini menyusun strategi pemenangan disejumlah warkop di Polewali Mandar.

Tampak di Cafe A Tong, Jalan Todzilaling dan My Caffee Shop, Jalan Budi Utomo, Pekkabata, terlihat komunitas ini berkumpul dan sesekali menyuarakan kata "ABM Gue Banget".

Kordinator ABM Comunity Assamalewuang. Irwan Hestiwan mengawali debutnya sebagai Tim "ABM Gue bangat" dimulai dengan sukarela seluruh anggota dengan membranding mobilnya serta mengajak teman teman seperjuangan setiap sore bermain catur.

Dia juga berniat dalam waktu dekat akan melakukan Road Show ke Mamuju dan sejumlah Kabupaten di Sulawesi Barat.

"Kami ingin bersatu, satu kata, satu pikiran dan satu ide untuk memenangkan ALI BAAL Masdar di Pilgub 2017, karena seperti yang disampaikan oleh ABM Menuju Sulbar yang lebih Malabiq ke depan kita berharap yang bergabung di comunitas ini setiap harinya minimal satu orang pendukung bisa diraih atau direbut." Kata Irwan Hestiawan.

Komunitas ini bakal bergerak terus hingga hari H. Alasannya, dengan banyaknya calon yang ikut berlaga tentu akan lebih banyak suara pecah, dan itu hanya bisa diredam dengan solidaritas dan Insya ALLAH masyarakat Polewali Mandar akan berniat Malewu, artinya sama sama bersatu Assamallewuang. Kata Irwan Hestiawan.

Sementara itu Anggota Assamallewuang Comunity. Makmun Mustafa mengatakan, Keuntungan Kita mengusung Ali Baal Masdar di Pemilihan Gubernur Sulbar, karena beliau lahir di Polewali Mandar, dan dua Priode jadi Bupati.

"Dulu Ikut berjuang dan mendukung berdirinya Provinsi Sulbar serta dikenal sebagai Sosok Pemimpin Visioner seperti yang ditulis dalam bukunya Dr Aco Musaddad Msi, Ali Baal Masdar pemimpin Visioner berpandangan jauh kedepan.

Lebih menguntungkan lagi kata Makmun, karena sejumlah Kabupaten di Sulbar, hampir merata kerabat ABM menjabat sebagai Kepala Desa dan mereka paham dan kenal baik keluarga besar Matakali ( H.Masdar Pasmar), sehingga tak sulit pasarkan beliau, ujar Makmun Mustafa.
Laporan  :  Burhanuddin Haruna

Editor      :  Sukriwandi