PIFAF 2017

Jumat, 01 April 2016

BB Pengrusakan Empang Diamankan Polisi
Diduga Melakukan Pengrusakan Diamankan Polisi
POLEWALITERKINI.COM - Diduga gara-gara harta warisan. Minggu, 27 Maret 2015 di Dusun Bajoe, Desa Rea Timur, Kecamatan Binuang, Kabupaten Polman terjadi pengerusakan rumah dan empang. Sabtu (02/04/2016).

Objek tambak (Empang) yang dikuasai Badaming Arsyad (55), Petani Tambak, diduga dirusak dengan membuka dan merusak palang penutup pembatas empang sehingga ikan dan udang berhamburan keluar.

Sayangnya setelah aparat Kepolisian menengahi masalah ini didapati pelaku yang diduga melakukan pengerusakan empang saudara kandung dan kemanakan pemilik empang yakni, Abd. Karim (65), asal pulau salama, Kelurahan Ammassangan, Kecamatan Binuang, Kabupaten Polman.

Selain itu juga terkait St. Nur Hawa (saudara korban) (60), serta Halida (27), nelayan, Yahya (40), nelayan, Mustari (21), nelayan.

Polisi menduga berdasarkan hasil lidik, rumah itu dirusak oleh Halida dengan cara memukul jendela rumah dengan menggunakan kayu balok, dan pembatas empang di rusak (dibuka), Mustari.

Kepolisian setelah mendengar laporan ini secara resmi, langsung mendatangi dan olah TKP, dan mengamankan Barang Bukti BB berupa, 5 bilah parang panjang, 1 buah jaring pintu air empang, 2 buah balok palang pintu air empang, 2 buah balok yg digunakan untuk memecahkan kaca jendela rumah tsbt.

Pihak Kepolisian juga mengamankan beberapa pecahan kaca jendela rumah, 1 buah linggis, 1 buah cangkul dan Mengamankan para pelaku di Polsek Binuang, Polewali Mandar.

Diduga permasalahan ini pecah akibat ketidak puasan pelaku atas pembagian empang yang diduga masih harta milik kedua orang tuanya.(*****).

PolewaliTerkini.Net