PIFAF 2017

Kamis, 14 April 2016

Kepala Bidang Peternakan Distanak Polman.
Kaharuddin, S.Pt
POLEWALITERKINI.COM - Virus Bakteri penyakit Antraks di Kabupaten Polman,  kembali menyerang hewan ternak milik warga, kali ini di Desa Lagi-lagi, Kecamatan Campalagian, di beritakan 1 kambing  milik warga disekitar mati tiba-tiba dalam kandang.
Berdasarkan hasil penelitian  dari balai Besar Veteriner (BBVET) Kabupaten Maros,  bahwa kambing tersebut positif terkena penyakit Antraks.
Kepala Bidang Peternakan (Distannak) Kabupaten Polman.  Kaharuddin mengatakan, hewan yang mati tersebut itu sudah kita bawa kebalai Besar Veteriner untuk diperiksa, karna tiba-tiba saja mati mendadak, hasilnya pun hewan  tersebut positif mati karena Virus Antraks.
“Hewan tersebut berada dilokasi Ring dua dekat dari Desa Gattungan, dimana Desa yang pertama kali didapatkan hewan mati akibat Antraks. Kata Kaharuddin saat ditemui diaula kantor Bupati Polman saat  mengikuti sosialisasi UU 23 oleh Kementrian Otoda. Kamis (14/04/2016).
Menurutya, dengan bertambahnya kematian Hewan, Distannak makin intensifkan pengawasan dan penanganannya dengan cara memberi obat-obatan kepada hewan disekitar, menyuntik cairan anti biotik agar menjadi pelindung kesehatan bagi hewan tersebut, juga kita masih melakukan vaksin disejumlah hewan yang dekat dengan lokasi yang terkena virus Antarks tersebut, ujar Kaharuddin.
Kepala Bidang Peternakan Dstannak Polman pasca serangan Antraks stanby dilokasi dampak memberikan peringatan kepada masyarakat, bahwa saat ini lokasi yang terkena virus Antraks yakni, disekitar Kecamatan Campalagian  belum bisa dikategorikan aman dari bakteri.
“Berdasarkan data itu pihak Distanak menghimbau dan tidak membenarkan hewan tersebut keluar dari daerah itu dan mengajak masyarakat memilih daging hewan yang berasal dari RPH Distannak agar mendapatkan daging yang segar.” Ujar Kaharuddin.
Pihak Distannak Kabupaten Polman, sudah melakukan komunikasi kepada Kementrian Pertanian dan Peternakan RI terkait kasus ini,  namun   dari Kementrian Pertanian dan Peternakan belum juga mengeluarkan keputusan bahwan polman masuk KLB penyakit Antraks.
“Kita patut bersukur kepada tuhan dan terima kasih kepada  pemerintah utamanya dari Kementerian Peternakan dan pemrov  Sulbar Bidang Peternakan dan BBVET Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, karna telah banyak membantu dalam hal penanganan virus.” Katanya.
Kehadiran mereka cepat dan tanggap dan banyak memberikan pengadaan obat untuk daerah yang terjangkit virus, mereka banyak membantu mengantisipasi penyebaran virusnya, karna cepat ditangani. terang Kepala Bidang.
Laporan  :  Erwin Setiawan
Editor      :  Sukriwandi

PolewaliTerkini.Net