PIFAF 2017

Senin, 25 April 2016

Kalapas Polman. H. Muh. Basri Memberikan 
Keterangan Pers
Persiapan Eksekusi
POLEWALITERKINI.COM – Seminggu lalu mendapatkan perintah dari Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kemenkumham RI, itemnya pelaksanaan Eksekusi Narapidana Terorisme, sehingga para pejabat di Lapas Kelas IIB Polewali Mandar, Sulawesi Barat, jauh sebelumnya sudah melakukan persiapan. Ungkap Kepala Lapas Kelas IIB Polman. H. Muh. Basri. Senin  (25/4/2016).

Pihak Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Polewali Mandar, Sulawesi Barat, jauh sebelumnya sudah melakukan persiapan menunggu terpidana Terorisme jaringan Kelompok SANTOSO dari Jakarta, terutama penempatan blok tahanan setelah di Eksekusi di Lapas Polman.

“Setelah 1 minggu yang lalu, kami dapat perintah dari Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, kaitannya pelaksanaan eksekusi Naeapidana Terorisme, pada saat itu kami kumpulkan semua pejabat Struktural di Lapas Polewali untuk mempersiapkan, kira-kira yang bersagkutan kita tempatkan dimana, ternyata setelah hasil briefing, kami akan tempatkan Blok khusus yang nantinya akan didampingi oleh para Narapidana yang telah melalui sidang TPP sebagai bahan pembinaan dan pembimbingan.”Kata Kalapas Kelas IIB Polman. H. Muh. Basri kepada wartawan.

Tekhnis penempatan Terpidana Teroris tentu tidak sendiri, namun akan didampingi Para Narapidana yang telah melalui sidang TPP di Lapas Kelas IIB Polman, dimana para Narapidana yang sudah melalui Sidang TPP diberikan kepercayaan karena hampir merata mereka memiliki kelebihan dan keterampilan seperti mengaji.

Dengan pendampingan Narapidana yang telah melalui sidang TPP, diharapkan bisa dan mampu melakukan perubahan pola piker sehingga nantinya akan mengarah dan kembali kejalan yang sebagaimana yang diinginkan Pemerintah Republik Indonesia.

H. Muh. Basri Tambahkan, sejak menjabat Kalapas Kelas IIB Polewali Mandar tahun 2012 lalu, baru 1 orang Narapidana Terorisme telah menyelesaikan masah hukumannya, dan dinyatakan mendapat Pembebasan Bersyarat di tahun 2014.

Laporan  :  Sukriwandi