PIFAF 2017

Sabtu, 16 April 2016

Kombes Pol Frans Barung Mangera
Sumber : sulsel.pojoksatu.id
POLEWALITERKINI.COM – Seorang anggota Kepolisian Resort Pinrang, Sulawesi Selatan, menghina seorang wartawan dengan sebutan pemulung, karena wartawan itu membawa tas besar. Polisi yang menghina wartawan itu diidentifikasi bernama Ajun Inspektur Satu Mus.

Menurut salah seorang wartawan yang juga saksi, Hasrul, seperti dikutip Kompas.com, Sabtu (16/4), di Makassar, Mus menghina wartawan itu, karena dia melihat tas ransel yang dibawa sang wartawan berukuran besar dengan dipenuhui peralatan kerja.

Hasrul mengatakan, korps wartawan setempat akan melaporkan Muslimin ke kepolisian dengan sangkaan penghinaan.

Secara terpisah, Jurubicara Polda Sulawesi Selatan, Komisaris Besar Frans Barung Mangera mengatakan, jika ada polisi yang menghina seseorang maka dia adalah preman, dan bukan lagi polisi yang mengayomi masyarakat.

"Kalau ada yang menghina kalian, tinju saja wajahnya!" kata Frans menyarankan kepada wartawan.
Polisi, katanya, tidak mengajari anggotanya untuk menghina orang.

"Jika kalian melapor, kami akan proses secara hukum," kata Frans.(*Kompas.com/pt/wd)