PIFAF 2017

Minggu, 24 April 2016

  • April 24, 2016
  • Grup Media Bakri Centre
Diduga Pelaku 
Diduga Helm Curian
POLEWALITERKINI.COM – Kepolisian Resort Polewali Mandar, Sulawesi Barat, kembali mengamankan 2 orang diduga pelaku pencurian Helm merek KYT. Minggu,24 April 2016 sekira jam 07.30 wita di Halaman Gereja Musafir, Jalan Tamengundur, Kelurahan Lantora, Kecamatan Polewali. Senin

Pelaku dilaporkan telah mencuri Helm milik Purnawirawan TNI, Suleman Piter Parakka (60), alamat Kelurahan Madatte, Kecamatan Polewali, Polman, yang sementara melaksanakan ibadah di Gereja Musafir Lantora.


Berdasarkan informasi pihak Kepolisian Resort Polman, polisi mengamankan Muh. Mustafa Ibrahim alias Ello (24), bekerja sebagai cleaning servis, alamat kampung pajala, Kelurahan Takatidung, 

Kecamatan Polewali, Kabupaten Polma, dan Muh. Ridwan (25), pekerjaan tukang batu, alamat kampung pajala, Kelurahan Takatidung, Kecamatan Polewali.

Berdasarkan data Kepolisian Resort Polman yang dihimpun polewaliterkini.com, pelaku memasuki halam Gereja sambil berpura pura menelpon, kemudian mengamati keadaan sekitar, setelah merasa aman pelaku kemudian mengambil helm yang tergantung di kaca spion motor.

Saat pelaku hendak membawa helm tiba-tiba di tegur Demianus, pendeta jemaat musafir lantora sambil mengatakan pantas helm sering hilang disini sambil memotret pelaku dengan mengunakan kamera polselmiliknya.

Meski sudah ketahuan dan coba diamankan, namun pelaku memberontak dan melarikan diri meninggalkan sebuah sepeda motor merek Yamaha Mio tanpa plat nomor Polisi, beruntung gambar pelaku sudah dikantongi dan menjadi alat petunjuk untuk penyelidikan Polisi.

Peyelidikan Pihak Kepolisian membuahkan hasil, diketahui nama dan alamat pelaku, anggota Kepolisian Resort Polewali Mandar, langsung melakukan penangkapan, dan keduanya berhasil dibekuk dan diamankan di Mako Polsek Polewali.

Berdasarkan data Kepolsian setempat, Mustafa mengaku sering mengambil helm di kantor DPRD, Kantor Bupati, Pasar Sentral Pekkabata, Stikes, SMP Negeri 3 Polewali dan pencurian tersebut ia lakukan sejak tahun 2014.

Bahkan dia katakan, kurang lebih 80 helm merk KYT ia akui diambil dan dijual seharga Rp. 80.000.(*****)