PIFAF 2017

Senin, 23 Mei 2016

Aksi Mahasiswa Duduk Melantai di Polres Polman
Aksi Mahasiswa di Terima Kabag Ops Polres Polman.
Kompol Muchtar Amir, S.H, MH
Muh. Arif Orasi di Depan Personil Polres Polman
POLEWALITERKINI.COM – Aksi Solidaritas Aliansi Mahasiswa dan pemuda Polman, atas tidakan refresif aparat Kepolisian terhadap seorang aktivis Front Perjuangan Pemuda Indonesia (FPPI), Tri Sutrisno (21), digelar di depan Mapolres Polman. Senin (23/5/2016).
Aliansi Mahasiswa dan pemuda Polman yang tergabung dalam aksi ini, IPMAPUS, FPPI, Fam-D, PMBD menuntut penegakan sumpremasi hukum dengan mendesak Kapolri untuk segera mencopot aparat Kepolisian yang melakukan tindakan semena-mena terhadap mahasiswa di Mamuju.
Menurut juru bicara aksi. Jeng Era, Tri Sutrisno mendapat perlakuan refresif oknum aparat Kepolisian saat menjemput Sutrisno di rumah bernyanyi di depan SMP 2 Mamuju. Kata dia, Sutrisno diperlakukan secara kasar, diseret ke lantai dasar kemudian dinaikkan ke motor sambil dipukuli. Sabtu malam, 21 Mei 2016 sekira jam 00.15 wita.
“Ini perbuatan yang tidak beradab, mahasiswa dipukuli layaknya seorang maling dan setelah puas melakukan pemukulan ditinggalkan begitu saja, aparat seperti itu sudah semestinya dicopot," kata Ira, Koordinator aksi saat menyampaikan orasinya di Polres Polman, Senin (23/5/2016).
Ditempat sama Muh. ARif dalam orasinya mengatakan, sudah menjadi hal yang biasa para aparat penegak hukum hanya mementingkan kelompok penguasa, sementara diketahyui ada banyak persoalan yang menjadikan Mahasiswa dan masyarakat koraban, dia contohkan kasus Tapango dan IAI DDI Polman.
Selepas aksi pihak Kepolisian Polewali Mandar. Kompol Muchtar Amir, S.H, MH kepada wartawan mengatakan, pihak Kepolisian Polres Polman memberikan apresiasi kepada adik Mahasiswa selama mereka tidak melakukan dengan anarkis.
Tentu dalam penaganan kasus anggota Kepolisian tidak dibenarkan melakukan kekerasan, namun masalah ini pihak Polres Polman belum mengetahui secara terperinci seperti apa kasus ini sebenarnya berdasarkan hasil penyelidikan penyidik kepolisian, kita tunggu hasilnya.
Laporan  :  Sukriwandi

PolewaliTerkini.Net