PIFAF 2017

Senin, 16 Mei 2016

Foto, Di Ruangan Unit PPA Pelaku Mengaku Melakukan
Perbuatan itu
POLEWALITERKINI.COM – Sebut saja Bige, anak baru gede berumur 13 tahun, diduga mengalami kekerasan seksual (Disetubuhi) oleh lelaki ANJANG (18), disalah satu pondok persawahan milik petani di Basseang, Desa Duampanua, Kecamatan Anreapi, Polman.

Didepan penyidik Reskrim Polres Polman, korban BIGE mengatakan, diperkirakan lokasi TKP di Basseang, desa Duampanua, Kecamatan Anreapi. dirumah persawahan milik petani, ditempat itu katanya dirinya diitui ANJANG.

Dia menuturkan di depan polisi, bahwa berawal ketemu Anjang bersama teman perempuannya yang datang menggunakan kendaraan roda dua berboncengan, saat di jembatan ribut poros Basseang, kemudian diajak berkumpul di Dekker bersama teman-temannya, dari sana kejadian ini bermula.

Lanjut dia, saat itu ANJANG kembali mengajak BIGE kesalah satu rumah, bahkan sempat bersama membeli Minuman Keras (Miras) berjenis Ballo, selepas minum pelaku mengajak BIGE membeli rokok, dalam perjalanan toko penjual rokok semua tertutup, sehingga mengarah kehutan-hutan dan menarik korban kerumah-rumah sawah.

Dirumah itu kata BIGE, korban diminta membuka celananya, namun korban menolak dan pelaku melakukan sendiri, kemudian membuka kedua paha dengan lutut pelaku, korban hendak teriak namun mulut ditutup dengan tangan pelaku dan akhirnya terjadi itu.

Saat ini ANJANG diduga melakukan kekerasan seksual tengah diperiksa penyidik Kepolisian di Unit PPA Polres Polman. Berdasarkan pemeriksaan di depan penyidik PPA Polres Polman pelaku mengakui jika melakukan persetubuhan bahkan air anunya ditumpahkan diperut korban.

Laporan : Sukriwandi

PolewaliTerkini.Net