PIFAF 2017

Minggu, 15 Mei 2016

Ilustrasi
POLEWALITERKINI.COM – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag)  Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, prediksi beberapa sembako di pasar tradisional mengalami kenaikan seminggu jelang Ramadhan 1473 H.

Meski demikian Disperindag Polman bakal kawal kenaikan sebelum pedagang disejumlah pasar tradisional menaikkan harga barang secara sepihak dan tak wajar yang bisa memicu keresahan masyarakat menjelang bulan puasa. Ungkap Kabid Perdagangan Disperindag Polman. Parakkasi, minggu (15/5/2016).

“Tidak dipungkiri semua mungkin pasar tradisional yang ada di Indonesia pastinya kalau jelang hari besar pasti beberapa barang  akan mengalami kenaikan,  apalagi kalau jelang ramadhan dan idul Firti pasti akan ada kenaikan sembako, maka dari itu kami akan melakukan pengawasan yang ketat dibeberapa Pasar Tradisional utamanya Pasar Sentral Pekkabata dan Pasar Wonomulyo.”Ujar Parakkasi.

Dari pantauan tim Disperindag Polman jumat lalu di pasar sentral  Pekkabata, sejumlah barang sudah mulai naik, sebelumnya harga gula pasir naik Rp. 1000 menjadi Rp 13 Ribu per kg, sedangkan harga telur sebelumnya Rp. 38 ribu menjadi Rp. 40 ribu per raknya.

Dia tambahkan, Alasan pedagang menaikkan harga, karena kebutuhan masyarakat jelang bulan Ramdhan meningkat dan kesempatan itu bisa meraup keuntungan lebih. Kata dia, meski demikian pihaknya akan terus pantau harga kebutuhan Pokok menjelang puasa mendatang.

Laporan  :  Erwin Setiawan

Editor      :  Sukriwandi

PolewaliTerkini.Net