PIFAF 2017

Selasa, 31 Mei 2016

Ilustrasi
POLEWALITERKINI.COM - Tim Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) bersama tim gabungan pengawasan Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat. Selasa, 31 Mei 2016 melakukan operasi di dua pasar tradisional yakni pasar baru polewali dan pasar sentral pekkabata.
Operasi ini melibatkan Asisten II Pemkab Polewali Mandar. Darwin Badaruddin, Kasub Divre Bulog Polman, Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) dan Distannak Polman.
Mereka memantau harga yang merangkak naik di pasar mendekati ramadhan. Selain itu tim pengawas harga barang pemkab polman juga sasar pasar moderen seperti Alfa Midi yang ada dipolewali.
Asisiten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Pemkab polman. Darwin Badaruddin mengatakan, pengawasan ini merupakan hari kedua menjelang Ramadhan dan besok kita akan lanjutkan lagi di pasar tradisional wonomulyo dan juga pasar tinambung.
Dalam pantauan ini tim masih menemukan barang beredar yang sudah kadalwarsa atau tidak ada masa expairnya seperti minuman kaleng di pasar moderen Alfa Midi polewali, penugaran kepada kordinatornya dilakukan agar segera menarik barang itu supaya tidak dijual lagi.
Pihak Pemkab Polman tidak menyita barang tersebut sebab temuan ini hanya satu kaleng, andaikan banyak maka kami akan melakukan penyitaan. ungkap Darwin saat diwawancarai usai melakukan operasi pasar.
Darwin Badaruddin lanjutkan, memasuki bulan suci ramadhan memang beberapa komoditas  mengalami kenaikan, berdasarkan hasil pantauan kenaikannya masih wajar, karna harga barang ini diduga dipicu permintaan meningkat seperti cabe, bawang merah dan bawang putih dan juga komoditas yang lain seperti gula pasir dan telur.
Meski pun kenaikannya masih diatas kewajaran, tim kabupaten tetap melakukan pengawasan untuk antisipasi jangan sampai ada pedagang yang mencoba meniakan harga diatas dari pada sewajarnya, jika melihat stok semua komoditas bahan pokok di pasar itu semua aman, jadi tidak ada alasan para pedagang menaikann harga diatas dari kawajaran. Kata Darwin.
Sementara salah satu pedagang di pasar sentral pekkabata. Aminah mengatakan, kenaikan harga ini dipicu karna banyaknya permintaan msayarakat menjelang ramadhan, jadi ini inisiatif kami para pedagang untuk menaikkan harganya.
Dia beralasan, bahwa para penjual membeli barang pada pemasok juga dengan harga yang mahal, sehingga pedagang ikut menaikkan harga dipasaran dan pastinya juga nanti akan normal kembali dan mungkin dipertengahan ramadhan, namun jelang hari raya idul fitri naik lagi.
Laporan  :  Erwin Setiawan
Editor      :  Sukriwandi