PIFAF 2017

Sabtu, 28 Mei 2016

Komjen Pol Budi Waseso
POLEWALITERKINI.COM - Mantan Kabareskrim Mabes Polri, Komjen Budi Waseso (Buwas) menyebutkan, narkoba yang masuk Indonesia jumlahnya ber ton ton, dan pihaknya sedang menelurusi tempat penyimpanan narkotika tersebut.
Demikian dikutip Beritacenter.COM. Minggu, 29 Mei 2016, Kata Buwas, tahun 2015 BNN dan Polri berhasil mengamankan 6 ton sabu, dari jumlah itu, menurutnya bisa menyelamatkan 30 jiwa warga negara. Namun, buwas menyebutkan masih ada sebanyak 30 ton lainnya yang berhasil lolos.
Narkotika tersebut disimpan oleh para bandar narkoba. Bahkan, mereka kerja sama dengan segenap elemen.
"Mereka kerja sama dengan elemen masyarakat dan oknum. Barangnya keluar jika hanya ada pemesanan. Hal ini jadi ancaman kita ke depan yang luar biasa," ujar Komjen Buwas di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Jumat (27/5).
Saat ini, menurut Buwas, narkotika yang paling banyak beredar ialah jenis sabu dan ekstasi. Ia mengakui, memang ada jenis baru tapi jumlahnya masih sedikit. Ke semua barang tersebut datang dari luar negeri, terbanyak dari Tiongkok.
"Ngga ada yang buatan dalam negeri, kecuali dikelola dan dirakit di sini. Semua produknya itu dari luar, termasuk sabu cair. Sabu cair itu nanti diolah (di sini) jadi kristal," kata Buwas.
BNN menurut Buwas juga sudah menjalani kerja sama dengan negara tetangga untuk mencegah peredaran narkotika. Termasuk bekerja sama dengan Rusia untuk dapat mendeteksi jenis heroin.(*BC/PT/WND).