PIFAF 2017

Senin, 30 Mei 2016

Camat Anreapi Polman Pada Kesempatannya
Suasana Rakor KPU dan Stakeholders di Hotel Bumiraya
POLEWALITERKINI.COM – Rapat Koordinasi Pemutakhiran Data Penduduk dan Daftar Pemilih Berkelanjutan 2016 oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) melibatkan Stakeholders di Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, meminta para Kepala Desa melakukan penertiban dan perbaikan administrasi penduduk.
Perbaikan penertiban administrasi kependudukan merupakan bentuk upaya dan dukungan untuk tersedianya data penduduk akurat dan penting dalam rangka pemutakhiran daftar pemilih Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Barat 2017 mendatang.
Terkait itu Staf Ahli Bupati mengatakan, permasalahan data penduduk selalu menjadi sorotan menjadi ketidakpatuhan penyelenggara pemerintahan di tingkat bawah pada aturan yang telah ditetapkan mengenai pendataan kependudukan di wilayahnya.
Pendataan dimaksud, selain mengenai kelahiran, juga kematian dan penduduk yang masuk dan keluar atau pindah ke wilayah lain. Karena itulah, sangat diperlukan perhatian penyelenggara pemerintahan di tingkat bawah, yaitu kepala desa/lurah sampai dusun melaksanakan tugas dan kewajiban yang telah ditetapkan, termasuk pendataan penduduk dan melaporkannya secara berjenjang.
Mantan Kadis Kependudukan dan Capil Polman itu, mengingatkan dan menegaskan bahwa data penduduk Dinas Kependudukan dan Capil merupakan satu-satunya sumber data penduduk yang resmi sesuai ketentuan UU Nomor 23 tahun 2006, yang telah diubah dengan UU Nomor 34 tahun 2014 tentang Administrasi Kependudukan.
Sementara Kadis Kependudukan dan Capil, Burhanuddin mengatakan, bahwa pihaknya telah berupaya maksimal melakukan perbaikan administrasi kependudukan. Masalahnya, pelaporan yang diharapkan dari bawah tidak terlaksana sesuai yang diharapkan.
“Laporan dari desa melalui kecamatan, hanya bersifat umum berupa angka-angka. Sedangkan yang diperlukan adalah laporan detail by name by address, terutama penduduk yang meninggal dunia, untuk menjadi dasar menghapus dari daftar penduduk,” ujar Kabid Proyeksi Penduduk, Sidrah, membela diri.
Laporan  :  Sukriwandi

PolewaliTerkini.Net