PIFAF 2017

Minggu, 08 Mei 2016

Kadis Sosial Bersama Orang Tua Tiara Lestari dan Citra
POLEWALITERKINI.COM – Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans), Polewali Mandar, Sulawesi Barat, Ir. Nasir Adam. MMA, mengajak masyarakat memahami keberadaan Rumah Persinggahan atau Rumah Trauma Center (RTC), agar kedepan seluruh Lembaga Peduli anak bisa cepat mengambil langkah untuk membantu pemulihan mental anak yang ditimpah masalah.

Peranan Masyarakat Bisa Menekan PMKS di Lingkungannya
Ir. Nasir Adam mengatakan, bahwa seluruh masyarakat harus menyampaikan kepada pihak Rumah Trauma Center (RTC) Kementerian Sosial, untuk memulihkan secara fisik dan psikis anak yang menghadapi masalah keluarga.

Petugas Sosial RTC Kemensos 
Secara terpadu lanjut dia, baik dari Unit Perlindungan Perempuan dan Anak  (PPA) Reskrim Polres Polman, Pemperbadayaan Perempuan, Dinas Sosial dan Masyarakat Peduli Anak, agar mereka berpartisipasi melihat apa sebenarnya langkah yang harus dilakukan jika melihat anak yang bermasalah di lapangan.

“Gerakan terpadu ini tentu Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) di Polewali Mandar secara umum bisa secepatnya tertangani, dimana ada 26 item permasalahan termasuk Penjualan/Perdagangan Manusia (Human Trafficking), anak terlantar, narkoba, dan lain sebagainya bisa ditangani di RTC.”Kata Kadis Dinsosnakertrans Polman. Ir. Nasir Adam. MMA.

Terkait 2 anak yang baru tertangani di RTC Polman yakni, Tiara Lestari (10) dan adiknya Citra (8), sesuai hasil pengamatan Petugas Sosial, mereka rindu dan membutuhkan kasih sayang kedua orang tuanya, selama kurang lebih 6 tahun hidup dan hanya diasuh oleh bapaknya karena persoalan perceraian.

Sehingga kedepan misi Dinsosnakertrans Polman, antisipasi kejadian ini tidak terulang, akan membentuk tim terpadu yang bertugas melakukan kajian seperti apa sebenarnya Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial di lapangan yang sering ditemukan masyarakat.

Hal lain yang paling mendasar kata Nasir Adam, seluruh komponen masyarakat harus peduli terhadap masalah sosial, tak dipungkiri dimungkinkan masih banyak lagi Tiara Lestari dan Citra yang lain yang belum tersentuh karena ketidak pahaman masyarakat terkait langkah yang harus dilakukan.

Meski disadari, hampir seluruh Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) dilatar belakangi kemiskinan sehingga mereka terpaksa harus meninggalkan keluarga untuk bekerja diluar Kabupaten, namun seberat apapun masalah ekonomi tentu menjadi tanggung jawab bersama untuk peduli dengan masalah sosial disekitar kita.

Laporan :  Sukriwandi