PIFAF 2017

Kamis, 19 Mei 2016

  • Mei 19, 2016
  • Grup Media Bakri Centre
Kopi Toraja Suluk saat diseduh di kedai kopi 89
Pengunjung Kedai 89 Nikmati Seduhan Kopi Toraja Suluk  
POLEWALITERKINI.COM - Kopi Toraja Suluk yang merupakan menu baru di kedai kopi 89, kini mulai diganrungi karena jenis kopinya, harga perliternya (Gelondongan) capai Rp. 175.000 rupiah. Bahkan Kopi ini kabarnya bisa membuat vitaliitas kelelakian meningkat.

Sebagian pecandu meracik khusus Kopi Toraja Suluk kemudian menyeduhkan dalam gelas seloki tanpa gula, saat diminum aroma rasanya asam asam manis, sebagian penikmat mengaku cocok bagi penderita diabetes sehingga tak heran harganya mahal dibandingkan Kopi Robusta Polewali Mandar, dimana per liternya hanya capai Rp. 20 ribu rupiah.

Sementara itu JABBAR alias ABBA, pemilik Kedai 89 di jalan Todzilaling, Kelurahan Pekkabata, Kecamatan Polewali, Polewali Mandar, Sulawesi Barat, ketika ditemui. Rabu 18 Mei 2016 mengatakan, sebelumnya beberapa jenis kopi kita suguhkan untuk pengunjung di warkop.

Diantara jenis kopi itu yakni, Flores bajawa, Aceh Sajoh, Makassar West Java, kopi Barsa & Cinta, aromanya juga berbedah dengan Kopi Toraja Suluk, selain itu harga kopi tersebut per gelasnya merata kepada pelanggan yakni Rp. 15.000 rupiah. Kata Abba.

Ditempat sama calon pengelolah perkebunan kopi 200 hektar di Desa Patambanua, Kecamatan Bulo, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat. HABBAN mengatakan, besar keinginan mendapatkan bibit Kopi Toraja Suluk untuk di tanam di desanya.

“Kalau bibit Kopi Toraja Suluk yang harga jualnya mahal dan bisa tumbuh di Kampung kami, Insya ALLAH warga kami akan sejahterah.” Kata Habban.

Dia tambahkan, sebenarnya dirinya serta warga Desa lainnya sudah merasakan aroma Kopi Toraja Suluk tanpa gula dan rasanya sangat berbeda dengan yang lain, ini merupakan kopi masa depan untuk anak cucu kedepan, kata dia, berharap bisa mendapatkan bibitnya.

Laporan  :  Burhanuddin Haruna.

Editor      :  Sukriwandi