PIFAF 2017

Sabtu, 07 Mei 2016

Tiara Lestari dan Adiknya Citra, Rindu Kasih Sayang
Orang Tuanya
Pekerja Sosial Rumah Trauma Center Kemensos,
Lily
POLEWALITERKINI.COM – 2 gadis belia yang kondisinya memprihatinkan yang ditemukan Solidaritas Peduli Anak (SPA), kini kondisi mentalnya makin membaik, bahkan Tiara Lestari (10) dan adiknya, Citra (8), di depan rombongan Wakapolres nggan untuk pulang kerumahnya.

Tiara Lestari, masih duduk dibangku Sekolah Dasar Negeri 029 Pantai Bahari Polewali dan adiknya, Citra (8), juga masih belajar dikelas II di Sekolah yang sama, dibawah kerumah trauma center. Kamis (5/5/2016) lalu.

Senyum lugu tampak dari wajah Citra (8), saat ditanya wartawan, “Senang  tinggal disini, suka disini, banyak mainan, selama ini dirumah saya jarang mainan.” Kata citra sambil tersenyum simpul.

Didepan rombongan Wakapolres citra membuat tertawa, dia katakan, “Kalau orang tuanya datang menjemput tak mau ikut pulang.”Kalau bapak datang ambil saya, ndak mauka,” meski demikian kedua anak ini masih ingin bersekolah.

Sementara itu. Pekerja Sosial Rumah Trauma Center Kemensos. Lily mengatakan, kedua anak ini sudah 2 malam dalam pengawasan, langkah awal memberikan sandang papan, kemudian petugas melakukan rehabilitasi khususnya pshikososial dan keagamaan.

“Untuk saat ini petugas memberikan permainan seperti Game untuk melihat tingkat ketangkasannya, hal yang memudahkan petugas, kedua anak ini sudah bisa baca tulis sehingga juga diperkenalkan bahasa asing, dan diarahkan mengikuti apa keinginannya dengan cara menggambar.” Kata Lily.

Dari hasil gambar kedua anak ini, pihak Rumah Trauma Center berkesimpulan sementara, bahwa masalah anak ini hanya “RINDU” kepada orang tuanya, dan masalah itu bisa diatasi jika keluarga berperan aktif dalam membantu penanganannya.

“Lalu tadi malam kita biarkan dia menggambar, setelah itu melakukan sebuah ekspresi, dari situ kita tahu bahwa masalah anak ini ada dalam gambarnya, rindu kepada orang tuanya, karena setiap gambar yang dilakukan pasti ayah ibu, kakak atau buah yang terlihat dipapan gambar yang disiapkan.” Ungkap Lily

Kemungkinan keadaan pshikososial anak ini kekurangan kasih sayang orang tua, sehingga bahasa yang dikeluarkan selalu ingin tinggal seterusnya di Rumah Trumah Center.


Laporan  :  Sukriwandi

PolewaliTerkini.Net