PIFAF 2017

Senin, 02 Mei 2016

Muchlis K S.Ag M.Pdi
3 Poin Biaya Nikah
POLEWALITERKINI.COM – Disampaikan Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Polewali, Kabupaten Polewali Mandar, Provinsi Sulbar. Muchlis K S.Ag M.Pdi, saat ditemui di kantornya. Selasa 2 Mei 2016, mengatakan, sesuai PP Nomor 48 terkait Nikah dan Rujuk, termaktut Nikah dan Rujuk di kantor Urusan Agama pada jam kerja kedua mempelai itu  tarifnya Nol rupiah atau gratis.

Untuk pelaksanaan nikah di rumah pada jam kerja dibebankan bayaran sebesar Rp. 600.000, lain untuk penghulu (imam), sementara masyarakat miskin atau warga yang mendapat bencana itu juga di gratiskan negara.

Kata dia, sosialisai PP ini belum maksimal, karena adanya pihak ketiga (calo) yang mengatur pernikahan diluar wewenang, mendatangi KUA untuk Nikah namun di rumahnya juga masih melakukan acara pernikahan dengan waktu dan hari yang berbedah.

Meski demikian ini menjadi tantangan pihak KUA sebagai pencatat nikah dan rujuk yang ingin memutahirkan data, karena secara on-line jika melihat data catatan pernikahan, yang tak lengkap dan sesuai, tidak bisa di akses secara nasional.

"Kita betul mendata khusus calon mempelai Pria dan Wanita, mulai dari tingkat desa dan Kelurahan setempat, semua datanya mesti sama dari awal dan sesuai semua isiannya, karena kalau tidak dipastikan berujung eror.” Ungkap Mantan KUA Binuang. Muchlis K  S.Ag M.Pdi, yang juga dosen IAI DDI Polewali Mandar. Senin (02/05/2016).

Terpisah Tokoh masyarakat Wonomulyo. Harun Mallimungan mengatakan, PP 48 tahun 2014 ini perlu kajian ulang, karena mulai dari tahap sosialisasi yang nikah di kantor secara gratis dalam setahun mungkin tidak sampai 10 persen, sementara puluhan bahkan ratusan orang menikah pertahunnya di setiap kecamatan, dan nikah di KUA hanya beberapa orang.

Memang ini dilemma lanjut dia, karena terkait adat di Sulawesi, terlebih di Mandar, pihak orang tua sakralkan pernikahan di rumah dan tak memberikan izin dilaksanakan di kantor KUA, untuk suku Makassar, Mandar, Bugis itu mustahil dilakukan karena terkait paktor Siri serta apa kata orang.

Dia berharap, perlu ada kajian ulang agar memaksimalkan Regulasi itu, sehingga Nikah dan rujuk yang dilaksanakan di rumah atau di kantor semuanya gratis, meski disadari pajak setoran nikah menjadi pemasukan  Negara yang dibayar melalui Banksetempat.

Laporan  :  Burhanuddin Haruna

Editor      :  Sukriwandi