PIFAF 2017

Kamis, 05 Mei 2016

Kasat Reskrim Polres Polman. AKPJeifson Sitorus, S.H
Mendapati Anak ini Dalam Kondisi Sakit
Tim Solidaritas Peduli Anak
Kedua Anak Ini Menerimah Bantuan dari SPA
POLEWALITERKINI.COM – Malang nasib dua gadis belia kakak beradik ditinggal kedua orang tua dan salah satunya dalam kondisi sakit. Kedua putri cantik ini tinggal digubuk di belakang bekas Bioskop Madya samping kantor pos Kelurahan Polewali.
Kedua putri ini, Tiara Lestari (10), masih duduk dibangku Sekolah Dasar Negeri 029 Pantai Bahari Polewali dan adiknya, Citra (8), juga masih belajar dikelas II di Sekolah yang sama. Kamis (5/5/2016).
Miris memang, sejak ditinggal ibunya karena menikah lagi dengan lelaki lain, saat ini berada di daerah Palu, Sulteng. Kedua putri cantik ini hidup bersama dengan bapaknya, Rusli alias Kulli, bekerja serabutan, terkadang sebagai kuli bangunan atau menjadi supir mobil penumpang.
Menurut keterangan Tiara Lestari (10),  Selama ditinggal pergi Ibunya, dirinya bersama adiknya dihidupi oleh ayahnya yang sudah sebulan meninggalkan rumah untuk bekerja di daerah Palopo, Sulawesi Selatan, namun selama kepergiannya ayahnya tak pernah datang memberikan biaya hidup.
Untuk memenuhi kebutuhannya kata dia, selama ini dibantu Kepala Sekolah dimana dia belajar bersama adiknya, saat stok beras habis dan tetangga juga sudah tidak memberikan makan, kedunya memakan pisang mentah yang tumbuh di belakang rumahnya.
Yang paling miris, Tiara Lestari (10),  masih menyebutkan dan mengingat wajah ibunya, namun adiknya Citra (8), sudah tak mengetahui bagaimana kelembutan setelah dilahirkan, kedua orang tuanya bercerai karena sebelumnya terjadi cekcok dengan bapaknya.
Kedua anak ini ditemukan salah seorang anggota Komunitas Solidaritas Peduli Anak yang mengantar air miniral ke rumahnya atas perintah Kepsek, melihat kondisi anak itu menggigil karena demam akhirnya disampaikan kepada Ketua SPA,  Huzair Zaenal yang kebetulan Kontributor MNC Media.
Saat Ketua SPA, Huzair Zaenal mendatangi rumah anak ini kondisinya memperihatinkan, anak pertama Tiara Lestari dalam kondisi sakit, stok beras di rumahnya juga tak tampak. Belum lagi tempat tidur yang usang dan tak memiliki jendela kamar.
Tim SPA juga menemukan berserakan pisang mentah yang belum matang 1 sisir, berdasarkan pengakuan Tiara Lestari, pisang itu buat makan jika beras habis.
"Kenapa ada pisang, saya makan om kalau tidak ada berasku, ditanya siapa yang biasa memberikan makanan, tiara jawab Kepala sekolah SDN 029 dalam bentuk makanan siap saji, seperti Nasgor, Nasi Kuning itu juga pada siang hari." Kata Ketua SPA Huzair Zaenal menirukan Tiara Lestari.
Selain kesulitan mendapatkan makanan pada malam hari, kondisi rumah juga tak layak huni, beruntung ada TV usang  yang masih menghibur kedua anak ini.
Kedua anak yang ditinggalkan orang  tuanya ini memajang hasil lukisan bersama adik dan bapaknya diatas tempat tidur, menurut anak ini lukisan itu menjadi pengobat rindu kepada bapaknya, karena tak satu pun foto milik orang tuanya tertinggal di rumah.
Kondisi ini akhirnya tiba juga ditelinga pihak Kepolisian Resort Polman, melalui Kasat Reskrim Polres Polman. AKP Jeifson Sitorus, S.H bersama unit PPA mendatangi rumah kedua anak yang ditinggal orang tuanya. Kemudian kedua anak ini dibawah ke Trauma Center di Kelurahan Pekkabata.
Kasat Reskrim Polres Polman. AKP Jeifson Sitorus mengatakan, pihaknya sudah melakukan komunikasi dengan pihak orang tuanya yang saat ini berada di Kota Palopo untuk bekerja, selain itu pihak keluarga lain juga sudah dihubungi.
Sementara itu, sejumlah masyarakat setempat berharap kepada Pemerintah Kelurahan dan Kabupaten untuk segerah mengambil langkah agar kedua anak ini tidak hidup terlantar dan dalam perlindungan pemerintah.
Laporan  :  Sukriwandi

PolewaliTerkini.Net