PIFAF 2017

Senin, 16 Mei 2016

Mahasiswa IPMAPUS Sampaikan Aspirasi di DPRD Polman
Baru baru ini
POLEWALITERKINI.COM – Menyusul Mahassiswa datangi kantor DPRD, Senin 15 Mei 2016, dan disambut wakil ketua DPRD Kabupaten Polman. Busman M Yunus, di ruang aspirasi dan mengatakan, terkait tututan kalian, kami akan bertanggung jawab dan segera akan memanggil Pihak Direktur Rumah sakit.

Jika perlu Pihak rumah sakit dan kepala Dinas Kesehatannya dipanggil mengklarifikasi tuntutan mahasiswa, kata Busman M Yunus, bukan pertama kalinya ada laporan terkait pelayanan rumah sakit yang tidak efisien dan Maksimal. 

Sudah banyak keluhan masyarakat menjadi alasan DPRD meminta Pihak Pemkab Polman untuk mengevaluasi di Rektur RSUD, jika perlu copot saja Direkturnya, karna rumah sakit itu tempat orang dirawat.

Lanjut dia, pastinya orang yang masuk mau sembuh, tapi kalau pelayanan dan perawatan tak maksimal pastinya pasien tidak akan sembuh dan malah akan bertambah sakit. tegas Wakil Ketua I  DPRD Polman.

Sementara Wakil Ketua II DPRD Polman. Amiruddin S.H menambahkan, banyak laporan masuk terkait pelayanan dan kebersihan Rumah Sakit ketelinga saya, bahkan dia sendiri pernah mengalami diruangan VIV, saat itu dibawah ranjang perawat sangat banyak sampah dan kotoran dan itu tidak dibersihkan.

Selain itu kata Amiruddin, S.H, anggaran masuk pertahun di Rumah Sakit untuk kebersihan dan perawatannya mencapai Rp 700 juta, namun masih juga ada ruangan yang kotor. Dia katakana, kalau direkturnya sudah tidak mampu tangani RSUD kenapa tidak legowo saja menerimanya dan dicarikan pengganti.

Sebelumnya Ikatan Pelajar Mahasiswa Pitu Ulunna Salu (IPMAPUS) Cabang Polewali Mandar, melakukan aksi demo beberapa waktu lalu di RSUD Polman, kemudian mendatangi gedung DPRD menuntut pelayanan yang tidak baik.

Bahkan mahasiswa IPMAPUS Cabang Polman. Menduga ada indikasi menelantarkan pasien atas nama BASRI, warga Tubo, Kecamatan Sendana, Kabupaten Majene, Sulbar, yang tengah dirawat medis di lantai satu RSUD akibat  Penyakit mata yang sudah di operasi.

Pasien ini lanjut mahasiswa IPMAPUS tak mampu menahan rasa sakit akibat penyakitnya, pasien akhirnya meronta hingga tergelapak di bawah kasur ruang perawatan, namun Perawat pada waktu itu hanya diam berkesan tak peduli dan tidak memberikan pertolongan kepada pasien itu.

Terkait tuntutan itu, sebelumnya pihak RSUD Polman sudah melakukan pertemuan untuk klarifikasi masalah pelayanan dengan para mahasiswa yang melakukan aksi demo, pertemuan itu bahkan tak menemukan kesepahaman karena keduanya merasa benar, tak puas dengan itu Mahasiswa Ikatan Pelajar dari Pitu Ulunna Salu membawa masalah ini ke DPRD Polman.

Laporan  :  Erwin Setiawan


Editor        :  Sukriwandi