PIFAF 2017

Sabtu, 14 Mei 2016

POLEWALITERKINI.COM – Waspada dan patau anak gadis anda, kejadian memilukan hati kedua orang tua kembali terjadi, inisial NO (30), tukang ojek,  warga Batu Merah Dalam, Kecamatan Sirimau, Ambon, memaksa pasangan Mahasiswa bersetubuh kemudian direkam dan minta dilayani.

Tempat Kejadian Perkara (TKP) berada di kawasan pasar Mardika, Kamis pekan kemarin, dimana pasangan kekasih mahasiswa, S (21) dan BT (19), mendatangi pasar. Demikian dikutip Beritacenter.com. Sabtu, 14 Mei 2016.

Tukang ojek ini dilaporkan Kepolisi mencegat pasangan muda-mudi dengan balok kayu, kemudian pasangan kekasih itu dipaksa membuka baju dan celana, untuk selanjutnya diarahkan berhubungan layaknya suami istri di depannya dan direkam menggunakan kamera ponsel.

“Karena berada di bawah ancaman, kedua korban terpaksa menuruti permintaan pelaku,” kata Kasat Reskrim Polres Pulau Ambon, AKP Baiquni Wibowo kepada wartawan, Selasa (10/5/2016).

Lanjut Baiquni, bukan itu saja, NO juga memaksa salah satu korban perempuan, inisial BT melayani nafsu bejat pelaku. Meski S memohon tidak menyetubuhi pacarnya, namun pelaku NO meminta pacar BT menjauh.

“Jadi setelah itu, pelaku meminta BT untuk melayani hawa nafsunya juga. Saat itu pelaku meminta agar pacar korban menjauh. Namun saat hendak melakukan perbuatan itu, S datang memohon agar pelaku tidak melakukan itu pada pacarnya,” AKP Baiquni Wibowo.

Kejadian saat itu tak dilaporkan langsung Kepolisi, alasan tak tahan dengan kejadian menimpanya, tiga hari kemudian salah satu korban akhirnya menceritakan kejadian itu pada ibunya.

Sang ibu yang mendengar cerita itu, langsung mendatangi pihak Kepolisian setempat. Senin (9/5/2016) guna melaporkan kejadian itu.

Meski saat itu penyidik polisi melakukan pemeriksaan atas laporan ibunya, Pelaku NO berani menghubungi kembali korban BT dan diajak bersetubuh. Pelaku pun akhirnya dijebak.

“Karena pelaku minta ketemu, polisi langsung mengambil handphone korban dan mengirim SMS janjian dengan pelaku,” katanya.

Setelah sepakat, korban bersama tim Buser Polres Pulau Ambon kemudian menuju pusat pertokoan Ambon Plaza tempat yang disepakati untuk bertemu. Tidak menunggu lama, pelaku langsung datang menemui korban.

“Saat itulah polisi langsung membekuk pelaku. Saat ini dia masih diperiksa dan masih dalam ruang tahanan,” kata Baiquni. (*Bc/pt/wnd)