PIFAF 2017

Minggu, 05 Juni 2016

Maskur Diinterogasi Oleh Pihak Reskrim Polres Polman
Satpam Bank BNI Capem Polewali, Maskur
POLEWALITERKINI.COM - MASKUR (30), pelaku pembobol uang ATM BNI di beberapa tempat di Kecamatan Polewali, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, mengaku melakukan kejahatan untuk digunakan berpoya-poya.
Maskur (30), alamat Jalan ahmad yani no. 223, kelurahan Wattang, Kecamatan Polewali, adalah petugas Satpam BNI selama 8 tahun dan belum Organik.
Saat Maskur ditanya wartawan diruangan Resum Reskrim Polres Polman. Minggu malam, 5 juni 2016 mengatakan, saat bertugas mengawal pihak Bank BNI melakukan pengisian uang di ATM dirinya mengamati seluruh kunci dan kode digital berangkas ATM.
“Seluruh kunci diperhatikan saat mengawal petugas BNI melakukan pengisian disejumlah ATM BNI, dan saat petugas membuka kode berangkas ATM saya perhatikan kode digital, berawal dari itu, kemudian menguras uang di ATM BNI.”Kata Maskur.
Pelaku juga mengaku sebelum melakukan aksinya memeriksa alat monitor CCTV ATM BNI yang terkadang tidak merekam atau berfungsi karena pengaruh listrik, jika alat monitor terbaca R maka aksinya ditunda dan jika tertulis N aksinya pun dilakukan.
“Itu pak CCTV saya periksa alat monitornya, jika terbaca R berarti merekam dan jika terbaca N berarti tidak merekam, saat tidak berfungsi langsung saya buka kuncinya dan mengambil uang ATM, tak ada yang curiga sebab saya menggunakan pakaian lengkap Satpam BNI.” Kata Maskur.
Aksi ini tiap minggu dilakukan sejak januari 2015, melakukan sendiri tanpa bantuan orang lain di lokasi ATM BNI tersebut. Baru terungkap dilaporkan kepada pihak Kepolisian Polres Polman. Kamis, 2 Juni 2016.
Kata dia, dari aksinya berhasil sikat uang di ATM BNI Pekkabata sekira Rp. 400 juta, ATM BNI di SPBU Rp. 275, ATM BNI di RSUD Rp. 180 juta, ATM BNI di depan Hotel Lilianto Rp. 210 juta, ATM Galeri kantor Bank BNI Capem Polewali Jumat kemarin sekira Rp. 90 juta, sementara ATM di depan Kantor Daerah tidak sempat dilakukan.
Uang ATM BNI ini kata Maskur, digunakan belanja pakaian, perempuan, cincin emas, hura-hura, rental mobil tujuan Makassar, Sulawesi Selatan dengan sekali jalan habiskan uang sebesar Rp. 10 juta.
Maskur meninggalkan kota polewali sabtu kemarin, diduga dia mengetahui jika pihak kantornya melaporkan dirinya kepada pihak kepolisian terkait kerugian yang dialami Bank tempatnya bekerja.
Pelaku dibekuk pihak unit opsnal reskrim polres polman di salah satu Hotel di kota Mamuju, Sulawesi Barat. Pelaku juga mengaku berencana lari ke Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, dan hanya menunggu kapal laut ferry.
Laporan  :  Sukriwandi

PolewaliTerkini.Net