PIFAF 2017

Jumat, 10 Juni 2016

Amiruddin wakil kepala SMK DDI didampingi salah
seorang guru ketika memberi keterangan
POLEWALITERKINI.COM – Sekira 32 orang guru non organik SMK DDI Polewali tenggarai terpaksa gigit jari, pasalnya gaji selama tiga bulan tertunggak akibat dana pemembayaran gaji mereka diduga digelapkan.
Amiruddin Wakil Kepala Sekolah Divisi Humas SMK DDI ketika dikonfirmasi wartawan mengakui bahwa dana buat pembayaran gaji guru selama bulan maret, april, mei, juni tersendat, Ia menjelaskan gaji guru tersebut menunggak karena kesalahan manajemen bendahara dan stafnya.
Akibat ini kata Amiruddin, ditaksir pihak sekolah mengalami kerugian sebesar Rp. 235 juta, selain itu dana bantuan Subsidi Sekolah Menengah (SSM) juga raib tak jelas penggunaannya.
"ini masalah saya salahkan pimpinan bendaharanya yakni ibu Yusnaeni yang terlalu mempercayai stafnya untuk mengelola keuangan, sehingga begini jadinya uang yang seharusnya dipakai bayar gaji guru ternyata sudah habis, " tegas Amiruddin.

Amiruddin tambahkan, Nirmala salah satu staf bendahara yang menggunakan uang tersebut telah berjanji akan menyelesaikan tunggakan itu secara kekeluargaan dengan mengganti jumlah uang yang telah dia ambil.
"Nirmala ini sudah beberapa kali berjanji kembalikan uang baik dengan tulisan, sms, secara lisan, maupun tadi pagi dia datang bersama orang tuanya ke rumah saya, jadi saya tegaskan sama dia kalau ini kesempatan terakhir sebelum dilaporkan kepihak berwajib, " Kata Amiruddin.
Namun pihak yayasan DDI pengelola sekolah sudah mengganti kepala sekolah serta mencopot bendahara dan stafnya kemudian melimpahkan kasus ini ke inspektorat untuk diusut dan akan diteruskan ke penyidik Polres Polman.
"sekarang kita sudah pergantian kepala sekolah dan bendahara baru dan kasus ini telah diusut inspektorat dan menurut laporan inspektorat dana hilang sebesar Rp. 235 juta, " jelas Amiruddin.
Sementara itu, Nirmala mantan staf bendahara SMK DDI ketika dihubungi via telpon mengakui telah memakai sebagian uang tersebut dan akan segera menggantinya,
"kemarin itu uang saya pinjamkan temanku kasian, tetapi saya tetap tanggung jawab bayar, tadi saya sama orang tua ku sudah datangi rumahnya wakil kepala sekolah dan saya janji mengganti itu uang," ungkap Nirmala. (*****)

PolewaliTerkini.Net