PIFAF 2017

Selasa, 07 Juni 2016

H Imran K. Kesa S.Ag, M.Pd.
POLEWALITERKINI.COM – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Polewali Mandar Provinsi Sulawesi Barat, H Imran K. Kesa S.Ag, M.Pd. mengatakan, ada aliran menyimpang di Kecamatan Luyo. Hal ini diungkapan dalam ceramah tarawih singkat di Masjid Syuhada. Senin malam, 6 Juni 2016.
Aliran menyimpang di Luyo ini sudah menjadi prioritas Kementerian Agama Polewali Mandar, bahkan sejak 10 bulan terakhir sudah ada 3 kelompok masyarakat yang sudah disadarkan dan kembali keajaran yang benar sesuai agama yang diyakini dan diakui Pemerintah.
“insya Allah dalam bulan Ramadhan ini pihak Kementerian Agama akan mendatangi kelompok masyarakat di Kecamatan Luyo, karena diduga menyimpang dari aliran ajaran agama yang dianut.” Kata H Imran K. Kesa S.Ag, M.Pd.
Selain itu juga menyampaikan waspada terhadap Radikalisme ajaran yang menginginkan perubahan secara drastis dan ekstrim, untuk itu berharap kepada pihak Kepolisian untuk bersinergi dengan pihak Kementerian Agama dan seluruh komponen masyarakat.
“Bayangkan jika ada masyarakat kita yang menyakini bahwa untuk naik Haji tak perlu ke Tanah Suci dan cukup ke Mamuju sudah berstatus Haji, semua ini menjadi target pihak Kementerian agama untuk diberantas.” Ujarnya didepan para Jamaah Tarawih Masjid Agung Syuhada.
Peranan Tokoh masyarakat, agama, pemuda, diharapkan untuk menyampaikan kepada pihak Kementerian Agama karena tidak tertutup kemungkinan masih ada kelompok aliran sesat yang berkembang di pelosok terpencil di daerah Polewali Mandar.
Selain itu, H Imran K. Kesa S.Ag, M.Pd. juga menyampaikn bahwa pada hari ini Kabupaten Polewali Mandar, adalah urutan pertama pengungkapan Narkoba, sehingga memberikan ucapan terimakasih kepada pihak Kepolisian Polewali Mandar karena telah dengan giat, agresif melakukan penindakan narkoba di semua lapisan masyarakat.
Meski demikian tidak tertutup daerah lain lebih tinggi dari pada polewali mandar, hanya penindakan yang dilakukan polres polman membuat semua terlihat dan masyarakatnya sedikit demi sedikit bisa di arahkan untuk berhenti menggunakan Narkoba.
Laporan  :  Sukriwandi

PolewaliTerkini.Net