PIFAF 2017

Sabtu, 11 Juni 2016

POLEWALITERKINI.COM – Imam Besar Masjid Agung Syuhada Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat. KH Muhammad Fausi S Jafar Taha, M.Hum dalam Kultum singkat di 7 ramadhan selepas sholat subuh menyampaikan teruslah bertaubat kepada Allah Swt sebelum ajal menjemput.
KH Muhammad Fausi S Jafar Taha, M.Hum, Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Sebaik-baik dzikir adalah (membaca) lâ ilâha illallâh. Dan sebaik-baik doa yaitu Alhamdulillah”. [HR. al-Bukhari no.99].
Berbicara ajal tak ada satupun yang bisa mengetahui kematian itu akan datang, seperti jamaah Ipda Sugiarto yang bersama melaksanakan sholat subuh dan setelah pulang kerumahnya malaikat maut menjemputnya.

Kematian itu adalah pintu menuju kepada Allah, dan kita tidak akan bisa bertemu dengan Allah jika kita tidak mati, sehingga Allah berfirman yang artinya: "Dimana saja kamu berada, kematian akan mendapatkan kamu, kendatipun kamu berada di benteng yang tinggi lagi kokoh" (QS. An Nisaa' : 78).
Meski mereka mendatangi Rumah Sakit yang memiliki fasilitas dan dokternya hebat, namun setibanya disana juga akan mati jika ajal sudah tiba. Dimana saja kita berada, sekalipun kita bersembunyi dalam benteng yang kokoh, kita bersembunyi di dalam peti emas, bersembunyi di tempat yang manusia tidak bisa mengetahuinya pasti kematian akan menemuinya.
Maka ketika seseorang diambil nyawanya oleh Allah, maka putuslah semua amalannya kecuali tiga perkara yakni, Ilmu yang bermanfaat, Do'a anak yang Shaleh dan amal jariah.
Iblis meminta kepada Allah untuk dipanjangkan umurnya hingga hari kiamat, pada dasarnya permintaan itu dikabulkan bukan untuk menggoda manusia, namun iblis itu diberikan kesempatan agar mau bertobat kepada Allah Swt.
Rasulullah sholallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Allah subhanahu wata’ala berfirman, “Wahai anak Adam, sepanjang engkau memohon kepada-Ku dan berharap kepada-Ku akan Aku ampuni apa yang telah kamu lakukan. Aku tidak peduli. Wahai anak Adam, jika dosa-dosamu setinggi awan di langit kemudian engkau meminta ampunan kepada-Ku akan Aku ampuni. Wahai anak Adam, sesungguhnya jika engkau datang membawa kesalahan sebesar dunia, kemudian engkau datang kepada-Ku tanpa menyekutukan Aku dengan sesuatu apapun, pasti Aku akan datang kepadamu dengan ampunan sebesar itu pula.” (HR. Tirmidzi)
Hindari sifat takabur kepada Allah, dan bermohonlah ampunan di bulan ramadhan ini, sebab jika kita meninggal dunia hanya 2 yang menemani dan menghibur kita, pertama Al iman yakni, saat mendengar adzan masjid kita berangkat sholat berjamaah, kita melihat duri ditengah jalan dan kita beranjak menyingkirkannya karena dapat merusak orang lain, ketika ketemu saudara kita senyum salam dan itu adalah iman.
Kedua Al amal yakni, saat anda suka memberi makanan kepada orag lain, tetangga itulah amal yang akan menami kita dikubur saat meninggal nanti.
Laporan  :  Sukriwandi

PolewaliTerkini.Net