PIFAF 2017

Minggu, 12 Juni 2016

Kasat Lantas Polres Polman. AKP Eduard Steffry A.T, S.I.K,
& Kanit Regident Samsat Polman. Iptu Rusli WSB
POLEWALITERKINI.COM – Satuan Lalulintas Resort Polewali Mandar, Sulawesi Barat, himbau kepada masyarakat dan orang tua pengendara anak dibawah umur untuk membatasi anaknya menggunakan kendaraan roda dua pada bulan Ramadhan.
Kasat Lantas Polres Polman. AKP Eduard Steffry A.T, S.I.K, mengatakan, terpantau petugas Lalulintas menjadi lokasi balap liar di polewali dan sekitarnya adalah pantai bahari, sekitar stadion, depan kantor bupati dan sarampu.
Sebagian merupakan jalan poros yang masih banyak pengendara yang melintas, tentu ini menyebabkan keresahan bagi pengendara lain dan akan mengganggu arus lalu lintas. Selain itu sejumlah masyarakat juga terganggu akan kebisingan suara kendaraan karena balapan liar.

Untuk itu kata AKP Eduard Steffry A.T, S.I.K, pihaknya cenderung melaksanakan patroli dan membubarkan mereka yang melakukan balapan liar.
Tentu lanjut dia, tindakan tetap ada, dengan melakukan tilang, kemudian dilakukan penyitaan. Apabila itu semua kendaraan menyalahi aturan ataupun tidak sesuai dengan standart.
Dia Contohkan, motor yang menggunakan knalpot racing kemudian protolan. Untuk pengambilan kendaraan, pemiliknya harus mengikuti sidang terlebih dahulu, setelah itu baru dilakukan pengambilan di Satlantas Polres Polman. Kemudian hrs dipasang kelengkapannya sesuai standar di kantor Sat Lantas Polres Polman
Pemberitahuan larangan penggunaan Knalpot Racing yang berdasarkan Pasal 285 ayat 1 Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang persyaratan teknis dan laik jalan kendaraan sebagaimana dimaksud dalam pasal 106 ayat (3) Jo Pasal 48 ayat (2) dan (3), serta peraturan Mentri Negara Lingkungan Hidup tentang ambang batas kebisingan kendaraan bermotor.
Balapan liar adalah kegiatan beradu cepat kendaraan, baik sepeda motor maupun mobil, yang dilakukan diatas lintasan umum. Artinya kegiatan ini sama sekali tidak digelar di lintasan balap resmi, melainkan di jalan raya.
Biasanya kegiatan ini dilakukan pada tengah malam sampai menjelang pagi saat suasana jalan raya sudah mulai lenggang. Hal ini secara tegas dinyatakan dalam Pasal 297 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009, yaitu sanksi pidana berupa pidana kurungan paling lama 1 (satu) tahun atau denda paling banyak Rp 3.000.000,00 (tiga juta rupiah).
Yang suka kebut-kebutan, apalagi balap liar sebagaimana disebutkan Pasal 115 huruf b, dipidana dengan pidana kurungan paling lama 1 (satu) tahun atau denda paling banyak Rp 3 juta.
Kasat Lantas Polres Polman. AKP Eduard Steffry A.T, S.I.K tambahkan, mari bersama Antisipasi balapan liar, dibutuhkan kesadaran dari kita semua kita tdak perlu melakukan kejar-kejaran dengan pembalap liar yang rata-rata masih duduk di bangku sekolah, karena akan membahayakan. Pembalap liar bisa kecelakaan lalu lintas atau laka tunggal.

Silahkan habiskan waktu berlibur atau ngabuburit dan sebagainya dengan hal yang positif serta tidak merugikan diri sendiri maupun org lain, Khususnya dlm hal mematuhi aturan lalu lintas.
Laporan  :  Sukriwandi