PIFAF 2017

Jumat, 10 Juni 2016

POLEWALITERKINI.COM - Kapolres Minahasa Selatan, Sulawesi Utara, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Arya Perdana menunjukkan jiwa kesatrianya ketika pelaksanaan apel pagi di kantornya.
Karena terlambat 7 menit dari waktu yang ditetapkan dan merasa bersalah, Kapolres pun menghukum dirinya push up di hadapan para anak buahnya.
“Tidak ada anak yang salah, yang salah adalah orangtuanya. Tidak ada anggota yang salah, yang salah adalah komandannya.” kata Arya saat memimpin pelaksanaan apel pagi di halaman Mapolres Minsel, Kamis (09/06/2016).

Kapolres tegaskan dirinya sebagai pemimpin harus bertanggung jawab bila ada yang tidak beres di bawah pengawasannya. Menurut dia, masalah keterlambatan bukan hal yang bisa ditolerirbegitu saja.
“Sungguh hal yang mustahil kita bekerja melayani masyarakat, sementara kita tidak datang tepat waktu. Kita harus mengakui bahwa apa yang kita lakukan saat ini merupakan wujud pengingkaran terhadap jati diri kita,” papar Arya, dilansir dari laman Humas Polres Minahasa Selatan.
Usai menyampaikan arahannya tersebut, tiba-tiba Kapolres langsung membuka penutup kepalanya dan mengambil sikap push-up. Sikap Push-Up merupakan simbol rasa bersalah dalam dunia Kepolisian.
Melihat pimpinannya melakukan push-up, seluruh personel pun tanpa perintah langsung mengikutinya sebagai wujud kebersamaan dan bukti soliditas segenap jajaran Polres Minsel.
“Saya sangat mengharapkan, keterlambatan pelaksanaan apel pagi ini adalah yang pertama dan yang terakhir terjadi di lingkungan kita. Buktikan bahwa kita mampu berubah,” tandas Kapolres.(*pewartabatam/pt/w)