SIAPA CALON BUPATI POLMAN 2018




POLEWALITERKINI.NET – Puluhan Mahasiswa IAI DDI dan Unasman Polman yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Peduli Lingkungan, menggelar unjuk rasa damai di perempatan lampu merah lapangan pancasila pekkabata, polewali. Kamis sore (30/03/2017).

Aliansi Mahasiswa Polman ini mengusung isu Pendirian Pabrik Semen Milik PT. Semen Indonesia di Rembang, Jawa Tengah yang diduga Pemerintah Pusat tak mengindahkan perintah Undang-undang pasca petani memenangkan gugatan di Mahkamah Agung (MA).

Kaitan itu Kordinator Aksi Aliansi Polman. Muh. Idrus menilai kasus kendeng adalah bukti adanya relasi yang timpang antara Negara, Agama dan Budaya. Negara terlalu dominan mengeksploitasi alam dengan alasan Industrialisasi jelang Pilkada. Dikuatirkan akan banyak izin perusahaan yang dikeluarkan Pemerintah.

Persoalan di Kendeng tak inginkan terjadi di Sulawesi Barat khususnya di Polewali Mandar. Pemberian izin terhadap Perusahaan yang kemudian mengorbankan rakyat seperti taman wisata Nasional yang ada di Gandang Dewata, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat.” Kata Muh Idrus usai orasinya.

Aliansi Mahasiswa menyebut 3 poin dalam pernyataan sikapnya, pertama mendesak Presiden RI Jokowidodo agar segera memperhatikan dan menyelesaikan kasus PETANI Kendeng. Kedua Mencabut izin pendirian pabrik semen PT. Semen Indonesia di Rembang, Kendeng.

Ketiga mendesak Pemerintah perhatikan pemberian izin kepada perusahaan yang bisa berdampak pada pengrusakan alam dan merugikan masyarakat di Sulawesi Barat khususnya di Kabupaten Polewali Mandar.

Tuntutan kami kepada Pemerintah Sulawesi Barat lebih pada mengamati kemudian melihat apa kemudian yang terjadi, tidak mengorbankan rakyat untuk kemudian memberian izin kepada Perusahaan yang masuk.” Tegas Muh Idrus.

Dia mengancam akan melakukan aksi susulan yang lebih besar jika Pemerintah tidak melakukan upaya menyelamatkan lingkungan dan memberikan perlindungan kepada masyarakat khusunya petani.

Laporan  :  Sukriwandi

0 komentar:

Post a Comment

PolewaliTerkini.Net

Berita Populer

loading...