SIAPA CALON BUPATI POLMAN 2018



PERINGATAN...! "Pasang CCTV sebelum terlambat..."

< (( RAMADHAN COME AGAIN..! )) >

01/04/17

Tengah, Kamaruddin
POLEWALITERKINI.NET – Pelaku KAMARUDDIN (30) yang menyetubuhi anak tirinya sebut saja ANITA (10), siswi SD kelas III, alamat Desa Sidorejo, Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, di depan polisi mengaku melakukan perbuatannya 2 kali.

Panit II Satuan Reskrim Polsek Wonomulyo. Bripka Saharuddin S.H mengatakan, setelah dilakukan interogasi pelaku KAMARUDDIN (30), mengakui perbuatannya yang dilakukan kepada anak tirinya ANITA, 10 tahun.

Dia akuiji perbuatannya, pengakuannya tersangka KAMARUDDIN (30) sudah 2 kali. berbeda saya dengar tadi pengakuannya korban 5 kali, namun pengakuan tersangka bisa saja berubah setelah menyadari perbuatannya melanggar hukum.” Kata Panit II Satuan Reskrim Polsek Wonomulyo. Bripka Saharuddin S.H. Sabtu (01/04/2017).

BACA : BAPAK SETUBUHI ANAK DITANGKAP http://www.polewaliterkini.net/2017/03/pelaku-setubuhi-anak-10-tahun-di.html

Sementara petugas pendamping dari Balai Pemasyarakatan (Bapas) Polman. Iin Amrina mengatakan, setelah pihak Bapas, Pekerja Sosial (Peksos) Kemensos dan Perlindungan Anak dan Perempuan Kabupaten Polman melakukan pendampingan korban kejahatan seksual anak disimpulkan sementara, selain disetubuhi juga mendapatkan kekerasan fisik.

Kata Iin Amrina, peristiwa itu menimpa ANITA (10) diperkirakan sejak duduk dibangku kelas II SD tahun 2016 lalu. Pengakuan korban juga ditampar dan ditakut-takuti jika menolak keinginan bapak tirinya, kelakuan bejat ini dilakukan saat ibunya bekerja menjual sayuran di pasar subuh di Wonomulyo.

Pekerjaan ibunya kan menjual sayur di pasar subuh wonomulyo, jadi kalau jam 12 malam ibunya pergi menyusun barang jadi di rumah tinggal bertiga, yakni adiknya umur 2 tahun dan bapak korban.” Kata Iin Amrina.

BACA : BAPAK SETUBUHI ANAKNYA BERKALI KALI http://www.polewaliterkini.net/2017/03/anak-10-tahun-di-wonomulyo-disetubuhi.html

Kemudian sekitar jam 1 dinihari Bapaknya mendatanginya dengan menakuti bahwa ditempatnya tidur banyak setan sehingga korban masuk di kamar bapaknya. Awalnya menolak disetubuhi tapi korban ditampar dan dipukuli.

Datangki di kamarnya kasi bangun ki, jagai adikmu, tapi tidak maui itu anak-anak jadi dikasi takut takutki bahwa banyak itu setan kalau disitu ko tidur, ah jadi itu anak – anak terpaksa masuk di kamarnya bapaknya ah disitu lagi dianu, tidak maui to, awalnya itu ditampar, dipukul.” Jelas Iin Amrina menirukan pengakuan korban.

Sementara hasil wawancara ibu korban dengan pihak pendamping mengaku bahwa sudah lama berencana melaporkan tindakan pemukulan suaminya kepada korban.

Demi memulihkan trauma yang dialami korban rencana hari ini akan dibawa ke Rumah Sakit (RS) untuk divisum sekaligus membawa ke psikolog mengingat kondisi anak ini selalu menangis dan merasa takut.

Kondisi kejiwaan anak ini sangat trauma, sehingga hari ini rencana akan dibawa ke RS divisum sekaligus ketemu psikolog dulu, karena menangis teruski, takutki.” Tutup Iin Amrina.(*)

0 komentar:

Posting Komentar

Berita Paling Populer

Football Live Scores

Standings provided by Polewali Terkinipolewaliterkini.net

loading...