SIAPA CALON BUPATI POLMAN 2018





POLEWALITERKINI.NET - Forum Persaudaraan Pemuda Sulbar (FPPS) dan Forum Masyarakat Lawan Koruptor Sulbar (FORMALK SULBAR) Desak Polda Sulawesi Barat dan Kejati SulselBar agar segera melakukan proses penyilidikan dan penyedikan tersangka Kasus Korupsi Pengadaan Alat Peraga Kampanye (APK) Pilgub Sulbar 2017 senilai Rp. 5 Miliar dari nilai anggaran pengadaan APK Rp. Miliar.

"Kami ingin agar diproses secara transparan dan mempercepat kasus tersebut sesuai janji Direktur Kriminal Khusus (Dirkrimsus) Polda Sulbar, Kombes Andri Wibowo yang mengatakan, setelah pemungutan suara akan melanjutkan kasus tersebut yang akan meneupkan tersangka dari beberapa penyelenggara KPU Sulbar, ketua kelompok Kera (Pokja), Kuasa Pengguna anggaran dan direktur pcrusahaan PT. Adi Perkasa yang berdomisili di Makassar." Terang Koordinator Aksi Basri Bas, SP.

Hari ini kami dari Forum Persaudaruan Pemuda Sulbar (FPPS) Cabang Polman Dan Forum Masyarakat Lawan Koruptor Sulbar (FORMALK-SULBAR Melakukan unjuk rasa untuk menuntut agar para koruptor Pengadaan APK di Sulbar di berikan efek jera sesuai peraturan UU yang berlaku.

Adapun aturun hukum yang dilanggar UU No. 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana Korupsi pasal 2 ayat 1 dan pasal 3 Pasal 2 ayat Setiap orang yang secara melawan hukum melakukan perbuatan memperkaya diri sendiri atau orang lain atau suatu koorporasi yang dapat merugikan keuangan Negara atau perekonomian Negara dipidana dengan pidana penjara seumur hidup atau paling singkat 4 (empat) Tahun dan paling lama 20 Dua Puluh) Tahun dan denda paling sedikit Rp 200.000.000 (dua ratus juta) dan paling banyak 1.000.000.000 satu Miliyar).

"Setiap orang yang dengan tujuan menguntungkan din sendin atau orang Pasal 3 lain atau suatu koorporasi menyalah gunakan kewenangan kesempatan atau sarana yang ada padanya karena jabatan atau kedudukan yang dapat merugikan keuangan Negara atau perekonomian Negara dipidana dengan Pidana penjara seumur hidup atau pidana paling singkat 1 (satu tahun) dan paling lama 20 (Dua puluh) Tahun, dan didenda paling sedikit Rp.50.000.000 (lima puluh juta Rupiah) dan paling banyak Rp. 1.000.000.000." Katanya.

Aksi Damai ini digelar di depan Polres Polewali Mandar, sekira 50 orang dua ormas tersebut melakukan demo selama 25 menit, salah satu pendemo Zubair mengancam akan kembali melakukan demo pada hari Senin pekan depan jika tuntutan mereka tidak dipenuhi.

Laporan  :  Roy/Z Ramadhana/Erwin Setiawan

Editor      :  Sukriwandi

0 komentar:

Post a Comment

PolewaliTerkini.Net

Berita Populer

loading...