SIAPA CALON BUPATI POLMAN 2018

Top 10 Google Trends

Anggota Komisi IV DPR RI Hamka, Juga Mantan Plt
Ketua DPD Golkar Sulawesi Barat
POLEWALITERKINI.NET – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Sulawesi Barat, meyiapkan dua kader terbaik, Wakil Bupati Polman. Natsir Rahman dan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Polman. Hamza Haya di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Polman 2018 mendatang.

Mantan Plt DPD Partai Golkar Sulbar, Hamka yang juga Anggota Komisi IV DPR RI menyebutkan Golkar menyediakan sendiri kader yang memiliki kapasitas dan potensi elektabilitas tinggi yang memenuhi syarat pencalonan kepala daerah.

"Pak Natsir itu ketua organisasi sayap golkar Soksi, yang dijabatnya sampai sekrang. Hamza Haya jelas pengurus golkar DPD Polman. Maka keduanya sudah direkomendasikan survei.” Kata Hamka.

Hasil survei salah satu penilaian pertimbangan DPP Partai Golkar, siapa yang diusulkan menjadi calon kepala daerah atau calon wakil bupati nantinya dengan ketentuan siap kontrak politik dengan Partai Golkar. Namun Pilkada Polman, Golkar cukup mengusulkan sendiri calon bupati dengan sembilan kursi. Katanya.

Hamka, paparkan pilkada serentak 2017 lalu di 1001 daerah partai golkar penempati urutan pertama memenangkan calon gubernur dan calon bupatinya. Baik diusulkan sendiri partai dan gabungan partai politik. Serta buktinya Pilkada Sulbar tanpa berkoalisi partai lain, pasangan Salim S Mengga dengan Hasanuddin Masud dapat meraih suara melebihi target.

"Kekuatan golkar masih kuat di seluruh Indonesia, yang dibuktikan di pilkada tahun ini sebagian besar calon diusul menang. Membuat golkar sulbar percaya diri memenang pilkada serentak 2018 mendatang." Beber angggota DPR RI asal Daerah pemilihan Sulsel satu.

Tokoh partai golkar di Sulbar, katanya, banyak termasuk yang telah bergabung dengan Partai politik lain yang menjadi ketua dan pejabat penting di partai politik. Sehingga golkar hanya dibutuhkan strategi politik mekonsuldasikan mesin partai hingga ke agar rumput.

"Intinya memenangkan pesta demokrasi baik pilkada, pemilu dan pilpres adalah mesin partai harus bergerak dari DPP hingga RT. Strategi politik yang harus disiapkan jauh hari, bukan saat mulai pertarungan pesta demokrasi baru sibuk menentukan calon." Sebut angggota DPRI RI Komisi IV.

Laporan  :  Nadi

Editor      :  Sukriwandi

1 comment:

  1. Sy barusan ketemu pak Hamka dia membantah ngomong begini....

    ReplyDelete

PolewaliTerkini.Net

Berita Populer

loading...