SIAPA CALON BUPATI POLMAN 2018



PERINGATAN...! "Pasang CCTV sebelum terlambat..."

< (( RAMADHAN COME AGAIN..! )) >

16/03/17



POLEWALITERKINI.NET - Dua pengepul cabai rawit merah, SJN dan SNO diringkus polisi lantaran diduga menjadi dalang di balik ‘pedasnya’ harga cabai di pasaran. Mereka ditangkap Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus (Dirtipideksus) Mabes Polri di kawasan Jawa Timur.

Puluhan ton cabai rawit merah yang harusnya didistribusikan ke Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, malah dijual ke perusahaan-perusahaan dengan harga Rp181.000.

"Berdasar penyidikan 50 ton harus ke Pasar Induk, 80 persen berkurang, lari ke beberapa perusahaan," ujar Kasubdit Industri dan Perdagangan (Indag) Dirtipideksus Mabes Polri, Kombes Pol Hengki Hariyadi di Kantor Dirtipideksus Mabes Polri, Jakarta Pusat, Jumat (3/3/2017).

Alhasil, atas perbuatan licik tersangka, cabai rawit merah di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur menjadi langka dan harganya sangat tinggi.

Ia menuturkan, harga acuan cabai rawit merah yang dijual ditingkat konsumen seharga Rp29.000. Hal itu sesuai dengan peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) nomor 63/2016.

"Meskipun ada petani yang lepas dengan harga Rp. 70.000 perkilo ke Pasar Induk, enggak sampai lah di level Rp. 120.000 di konsumen. Yang kita lihat memang ada margin terlalu besar," ucap Direktur Penindakan KPPU (Komisi Pengawas Persaingan Usaha), Goprera Panggabean.

Selain mengamankan tersangka, polisi juga dalam kasus ini menyita barang bukti berupa dokumen penjualan, dokumen pembelian, dokumen pembayaran.

Atas perbuatannya tersebut, kedua pelaku dikenakan UU RI No.5 Tahun 1999 tentang Larangan Monopoli dan Persaingan usaha tidak sehat dan UU RI No.7 Tahun 2014 tentang perdagangan.

Polisi berharap agar ke depannya tidak adalagi oknum-oknum pengepul yang melakukan hal serupa sehingga membuat masyarakat menjadi sulit untuk mengkonsumsi cabai rawit merah.

"Kami membantu bapak-bapak dari Kementerian Pertanian, ketemu penjahatnya siapa, kasih tahu ke masyarakat jangan jadi pengepul mainin harga," ucap Wakabareskrim Mabes Polri, Inspektur Jenderal Polisi Antam Novambar.(* Beritacenter.com/POLEWALITERNI.NET)

0 komentar:

Posting Komentar

Berita Paling Populer

Football Live Scores

Standings provided by Polewali Terkinipolewaliterkini.net

loading...