SIAPA CALON BUPATI POLMAN 2018



PERINGATAN...! "Pasang CCTV sebelum terlambat..."

19/03/17

Ilustrasi
Ilustrasi
POLEWALITERKINI.NET - Gerakan Ayo Ikut Menanam (AIM) Cabai Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, terkendala dana untuk pengadaan bibit. Tak tanggung-tanggung dana yang dibutuhkan untuk pengadaan bibit cabai 5 hektar per desa se-kabupaten Polman mencapai angka Rp. 4 Miliar.

Besaran kebutuhan anggaran untuk itu membuat program tersebut terancam gagal. Pasalnya dana penyediaan bibit cabai Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Polman, hanya cukup untuk pengadaan bibit cabai untuk trotoar, pekarangan kantor pemerintahan, sekolah, dan sebagian pekarangan rumah warga.

Asisten II Bidang Pembangunan Ekonomi dan Pembangunan Kabupaten Polman, Darwin Badaruddin menyatakan pihak Pemkab Polman akan mendorong pengusulan alokasi dana pengadaan bibit cabai pada APBD-P.

Menurut program gerakan tanam cabai secara serempak tersebut adalah program yang sangat baik dan sangat menyentuh langsung ke masyarakat, sehingga harus menjadi perhatian utama.

"Pemkab Polman akan mendorong alokasi anggaran pengadaan bibit cabai ini di APBD-P. Kami harus memperjuangkan hal ini agar bisa terealisasi dengan baik. Jika AIM Cabai berjalan dengan baik, kedepannya Polman bukan hanya dikenal sebagai sentra penghasil beras tetapi juga penghasil cabai Nasional," kata Darwin, Kamis, 16 Maret 2017.

Terpisah anggota Komisi II Bidang Ekonomi dan Keuangan DPRD Polman, Rudi Hamzah menyatakan, dirinya siap meloloskan usulan pemasukkan alokasi dana untuk pengadaan bibit pada APBD-P Polman mendatang. Program tanam cabai yang di motori oleh Pemkab Polman sangat menarik dan sangat dibutuhkan alias perioriti.

"Cabai sekarang sudah menjadi kebutuhan pokok bukan lagi kebutuhan tambahan. Dimana hampir semua masakan kini membutuhkan cabai sehingga sangat dibutuhkan masyarakat. Saya akan mendorong wacana Pemkab yang ingin menjadi Polman selain penghasil Padi Nasional juga menjadi penghasil cabai," ujar legislator partai PDIP tersebut.

Salah seorang warga Polman, Wahyu merasa lega jika masih ada kemungkinan mendapatkan jatah bibit cabai. Menurutnya untuk pengadaan bibit secara mandiri agak sedikit berat dan mahal. Berdasarkan perhitungannya untuk satu hektar membutuhkan minimal 10 hingga 13 bungkus bibit, dimana harga satu bibit cabai berkisar Rp. 100 ribu.

"Saya hanya petani kecil dari mana modal untuk pengadaan bibit yang begitu besar, apalagi belum tentu semua hidup, ditambah lagi kalau harga cabai turun. Jadi kami petani sangat berharap bantuan dari pemerintah, kalau tidak bisa bibit siap tanam, bibit bungkusan juga boleh," harap bapak dua anak tersebut.

Laporan  :  Z Ramadhana

Editor      :  Sukriwandi

0 komentar:

Posting Komentar

Berita Paling Populer

Football Live Scores

Standings provided by Polewali Terkinipolewaliterkini.net

loading...