SIAPA CALON BUPATI POLMAN 2018

Anggota Polsek Wonomulyo Periksa Pelaku Pemerkosaan
Kanit Reskrim Wonomulyo, Sahar Memeriksa Pelaku Mansur
Yang Menyerahkan Diri Kepada Polisi
POLEWALITERKINI.NET – Kepolisian Resort Polewali Mandar, Sulawesi Barat, Satuan Reskrim Polsek Wonomulyo, tengah menyelidiki kasus perkosaan secara bergiliran. Selasa, 28 Februari 2017 di Kanussuang, Desa Pulliwa, Kecamatan Bulo, Kabupaten Polman. Jumat (17/03/2017)

Tersangka pemerkosaan, Mansur (24), LP Nomor : LP / 33 / II / 2017 / Sek Won, menyerahkan diri ke Polsek Wonomulyo untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, sementara 2 teman tersangka Hasanuddin dan Allang masih dalam pengejaran polisi.

Kanit Reskrim Polsek Wonomulyo. Saharuddin mengatakan, pelaku Mansur (24), sebelumnya bertemu di rumah saksi Ani kemudian mengajak Korban sebut saja Bunga (16), ke puncak dengan menggunakan sepeda motor, selanjutnya dibawa ke rumah kebun milik pelaku dan dipaksa telanjang dan digauli secara bergantian.

Kepada polisi korban Bunga (16), mengaku bahwa pada hari Selasa, 28 Februari 2017 sekitar pukul 16.30 wita berniat mengantar kue pesanan namun kendaraannya kehabisan bensin di depan rumah ANI (Teman korban).

Saat itu pelaku Mansur mendatangi saya dan mengatakan ‘KENAPA MOTOR TA’ lalu saya jawab ‘MOTORKU KEHABISAN BENSIN’ pelaku selanjutnya menawarkan saya untuk dibonceng ke rumah yang memesan kue.” Kata Korban Bunga kepada Polisi.

Setelah mengantarkan kue, kemudian pelaku membonceng korban kembali ke rumah ANI dan selanjutnya mengajak korban Bunga (16), ke kebun milik pelaku untuk mengambil ‘MERICA’ dan selanjutnya berangkat bersama meski ditengah perjalanan pelaku memanggil temannya melalui via telepon.

Dia ajak saya ‘AYO KE KEBUN AMBIL MERICA,’ kata pelaku ditirukan korban Bunga. ‘APA DIBIKIN,’ Kata Korban Bunga. ‘AYO PERGI JALAN JALAN,’ Kata pelaku. Saat dalam perjalanan saya mendengar pelaku menelepon ‘KESINI MAKO ADA MAKA DISINI DIPUNCAK SAMA DIA,’ Ujar Bunga.”

Setelah sampai di kebun pelaku Mansur (24), korban Bunga (16), memperjelas tujuannya untuk mengambil merica, namun pelaku hanya mengajak untuk ikut naik ke puncak. ‘MANAMI INI MERICA?’ Tanya korban, namun pelaku Mansur mengatakan, ‘SINI MEKO DULU KE PUNCAK’.

Meski korban Bunga (16), mengelak untuk masuk ke dalam rumah di Puncak. Korban mengaku dipaksa pelaku Mansur (24), dengan menarik tangannya. Setelah masuk dipeluk dan dibaringkan kelantai yang terbuat dari papan, kemudian membuka celana yang digunakan dan memaksa menarik celana dalam yang digunakan korban.

Setelah di dalam rumah Mansur memeluk saya, kemudian dibaringkan dilantai yang terbuat dari papan. Setelah saya terbaring Mansur melepas pakaian saya, yakni celana saya dengan menariknya hingga terlepas, setelah itu menarik paksa celana dalam hingga terlepas.” Kata Korban Bunga (16), kepada penyidik Polisi.

Pelaku tak berhenti dan makin beringas dengan melepas baju korban, perlawanan dilakukan dengan merontah namun pelaku menindih korban kemudian memasukkan “ANUnya” selama 3 menit hingga mengeluarkan cairan disamping korban.

Setelah Mansur memakai celananya kemudian memanggil temannya dengan mengatakan, ‘KESINI MAKO KARENA SUDAH MAKA’ sehingga temannya datang yang tidak saya kenal dan berdiri di depan saya dan membuka celananya dan melakukan selama 1 menit. Begitu juga pelaku ke 3 datang dan melakukan perbuatan yang sama.” Kata Korban Bunga.

Sementara itu pelaku Mansur saat menyerahkan diri kepada Polisi mengakui seluruh perbuatannya dan keterlibatan ke 2 temannya, yakni Hasanuddin dan Allang. Atas kejadian ini pihak Kepolisian Sektor wonomulyo melakukan pengejaran kepada pelaku lainnya(*)

1 comment:

PolewaliTerkini.Net

Berita Populer

loading...