SIAPA CALON BUPATI POLMAN 2018

Amran Parulian Simanjuntak Tewas Ditikam.
Foto utamanews.com
POLEWALITERKINI.NET - MEDAN - Tepat di saat wartawan kota Medan berkumpul dalam aksi solidaritas mengecam kasus penganiayaan terhadap Adi Palapa Harahap pada Kamis (23/03/2017) lalu, di rumahnya, masyarakat kembali dikejutkan dengan tewasnya wartawan surat kabar mingguan di Deli Serdang.

Amran Parulian Simanjuntak (36), warga jalan Banten, Desa SM Diski, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang, ditemukan tewas dengan luka tikaman di tubuhnya di jalan
Medan-Binjai KM 13,5 Jalan Pasar Besar, Desa Sei Semayang, Kecamatan Sunggal, Deli Serdang, Rabu (29/3/2017) pagi.

Kerabat korban, Renova Simanjuntak mengatakan, bahwa hari Senin lalu dirinya mendengar Amran menemui seseorang dan orang tersebut mengancamnya.

"Tadi dia (korban) nelpon suami saya untuk mengantarkan anaknya ke TK Valentine. Karena informasi yang saya dapat dari istrinya, Senin lalu ia sempat ketemu sama orang dan dia diancam. Anaknya pun ikut saat pertemuan itu. Saya nggak tau dengan siapa dia bertemu. Apa yang dikhawatirkan selama ini akhirnya pun terjadi, dia adik saya sudah tiada." Kata Renova Simanjuntak kepada sejumlah wartawan di depan ruang jenazah RS. Bhayangkara, pagi tadi.

Menurut Renova, Amran yang berprofesi sebagai wartawan mingguan di salah satu media cetak terbitan Medan ini, sempat membuat berita terkait persoalan salah satu perusahaan di daerah tersebut.

"Saat ini dugaan kami, mungkin pelakunya orang suruhan PT. WK yang sempat diberitakan oleh adik saya ini." Tegasnya.

Sebelumnya, Kapolsek Sunggal, Kompol Daniel Marunduri, S.I.K, kepada wartawan membenarkan informasi tersebut.

"Korbannya sudah dibawa ke RS. Bhayangkara untuk diautopsi. Anggota kita sudah turun ke lokasi dan untuk motif saat ini masih kita dalami." Ujarnya.(*utamanews.com/polewaliterkini.net/wandi).

0 komentar:

Post a Comment

PolewaliTerkini.Net

Berita Populer

loading...