SIAPA CALON BUPATI POLMAN 2018



PERINGATAN...! "Pasang CCTV sebelum terlambat..."

< (( RAMADHAN COME AGAIN..! )) >

11/04/17

Pekerja Pembersih Keluhkan Keterlambatan Gaji
POLEWALITERKINI.NET - Puluhan pasukan orange atau pekerja pembersih dan pengangkut sampah berkumpul di depan Kantor Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Polewali Mandar, Sulawesi Barat.

Mereka berkumpul di depan kantor DLHK karena mengeluh, pasalnya upah gaji dan biaya operasional bahan bakar minyak (BBM) kendaraan angkutan sampah terlambat terbayar. Senin, 10 April 2017.

Salah satu personil pasukan orange yang tak mau namanya disebutkan menjelaskan, gajinya sudah hampir 2 bulan terlambat dibayarkan padahal ia selalu rajin melaksanakan tugas, kini ia pun hanya bisa pasrah.

"Kita kan punya anak istri yang harus dinafkahi, kalau honor lambat saya harus bagaimana, apalagi saya juga sudah menunaikan kewajiban." Ujarnya.

Sementara itu Wakil Ketua DPRD Polman, Amiruddin, S.H sangat menyayangkan keterlambatan gaji pasukan orange bisa terjadi pasalnya pekerja pembersih sampah pernah didengung dengungkan sebagai pahlawan ketika Kabupaten Polman meraih sertifikat Adipura.

"Kasihan ini pekerja pembersih, pada saat Polman meraih sertifikat Adipura, mereka di agung agungkan oleh pak bupati, tetapi kenapa mesti gajinya diperlambat," tuturnya.

Terpisah Kepala DLHK Polman, Edy Wibowo saat dikonfirmasi via telepon selulernya mengatakan gaji pekerja pembersih merupakan tanggung jawab sepenuhnya Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) di kantornya dan dirinya akan menyampaikan hal ini kepada yang bersangkutan.

"Coba hubungi ibu Marjani dek, karena dia yang KPA dan membidangi mengenai gaji pekerja pembersih." Ungkap Kepala DLHK Polman, Edy Wibowo.

Kepala Sub Bidang Kebersihan, Pertamanan dan Kehutanan DLHK Polman. Marjani,  saat ditemui menuturkan para pekerja pembersih berkumpul di depan kantor DLHK bukan lantaran gajinya yang menunggak tetapi biaya operasional BBM kendaraan sampah yang belum dilunasi.

"Kendaraan sampahnya yang belum kita lunasi BBM nya di SPBU sehingga mereka kumpul, bukan masalah gajinya, meski terlambat, nanti juga akan kita lunasi." Kilahnya.

Ketua LSM Gerakan Anti Kejahatan (Gerak) Cabang Polman. Amirullah, berharap Pemkab Polman memperhatikan kesejahteraan para pekerja kebersihan kota ini, karena setiap harinya mereka bergumul dengan sampah.

"Jangan karena sudah ada mesin penyapu sampah yang nilainya miliaran rupiah, sampai nasib pasukan orange ini kurang diperhatikan, padahal Polman meraih sertifikat adipura adalah jerih payah mereka, mereka ini tidak pernah libur, sedangkan mobil penyapu jalan sudah pernah nganggur karena rusak." Jelasnya.

Laporan  :  Z Ramdhana

Editor      :  Sukriwandi

0 komentar:

Posting Komentar

Berita Paling Populer

Football Live Scores

Standings provided by Polewali Terkinipolewaliterkini.net

loading...