SIAPA CALON BUPATI POLMAN 2018



PERINGATAN...! "Pasang CCTV sebelum terlambat..."

< (( RAMADHAN COME AGAIN..! )) >

08/04/17

Kepala UPTD KPHL Mapilli, Nenny T. Rafak. Gambar
Pembukaan Lahan Dengan Cara Membakar.
Foto UPTD KPHL Mapilli
Cara Membakar Seperti ini Harus Diawasi Agar Tak
Melebar Menjadi Kebakaran Hutan
Pembukaan Lahan di Dusun Conggo Untuk
Penanaman Lombok
POLEWALITERKINI.NET – Haeruddin Koordinator Tim Reaksi Cepat Pemadam Api Kesatuan Pengelolaan Hutan Lindung (KPHL) Mapilli, bermarkas di depan Kompi B 721/Mks, bersama personilnya juga memadamkan api di areal perkebunan warga di Conggo, Kelurahan Sulewatang, Polewali. Kamis, 05 April 2017 sekitar pukul 10.00 wita. Sabtu (08/04/2017).

Sebelum kebakaran kawasan hutan lindung di Pulau Battoa, Desa Tonyaman, Kecamatan Binuang, Polewali Mandar, Sulawesi Barat. Kamis, 05 April 2017 sekitar pukul 17.00 wita. Petugas KPHL Mapilli, juga temukan pembakaran lahan diluar kawasan di Lingkungan Conggo, Kelurahan Sulewatan, dengan luas sekitar 1 hektar.

Petugas lapangan Tim Reaksi Cepat Pemadaman Api melalui Kepala UPTD KPHL Mapilli. Nenny T. Rafak mengatakan, perkebunan ini berada di Conggo, Sulewatang dengan Luasan lahan yang dibakar masyarakat sekitar 1 Hektar itu untuk lahan penanaman Lombok.

Setelah dia bersihkan sisa kayu dan rumput dia bakar sedikit. Kejadian itu sekitar pukul 10.00 wita. Pembakaran itu di Luar kawasan hutan lindung untuk pembukaan lahan penanaman lombok. Di lingkungan Conggo, Kelurahan Sulewatang, Kecamatan Polewali, Polman, Sulbar.Pihak KPHL Mapilli saat di lokasi sudah tidak menemukan pelakunya, namun melakukan pemadaman api karena ditakutkan merembes masuk kawasan hutan yang hanya berjarak lebih 1 kilo meter.” Kata Nenny T. Rafak melalui personil Tim Reaksi Cepat Pemadaman Api KPHL Mapilli.

Nenny T Rafak mengingatkan kepada masyarakat dan pemerintah desa melalui Kepala Dusun/Lingkungan agar melakukan sosialisasi dan penyampaian di masjid dan ditempat umum agar tidak membuka lahan dengan cara membakar.

Kita sampaikan pemerintah setempat agar melakukan himbauan, penyuluhan melalui Masjid, pertemuan di Desa untuk menghindari membuka lahan atau membakar sampah di Areal lahan terbuka, apalagi kondisi sekarang kering dan lahan mudah terbakar, ditakutkan api merembes dan melebar.” Kata Kepala UPTD KPHL Mapilli. Nenny T. Rafak.

Laporan  :  Sukriwandi

0 komentar:

Posting Komentar

Berita Paling Populer

Football Live Scores

Standings provided by Polewali Terkinipolewaliterkini.net

loading...