SIAPA CALON BUPATI POLMAN 2018



PERINGATAN...! "Pasang CCTV sebelum terlambat..."

30/04/17

Plafon Gedung DPRD Polman Jebol
POLEWALITERKINI.NET - Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, di jalan H Andi Depu jadi sorotan warga. Setelah sebelumnya gedung ini mengalami kerusakan pada atap gedung akibat terpaan angin. 

Kali ini pada ruang selasar tepat di depan ruang aspirasi ditemukan adanya tetesan air dari pipa pembuangan yang terdapat di atas plafon yang sudah jebol. Diketahui pipa tersebut merupakan pipa pembuangan water closet (WC). 

Akibatnya, ruang serambi yang biasanya ditempati para tamu menunggu tampak terlihat tergenang air yang meluber dari ember penampungan sementara yang disimpan disana. 

Beberapa warga yang datang kesana sempat bertanya-tanya. Kenapa gedung para wakil rakyat terhormat itu dibiarkan tak terurus.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, gedung dewan itu baru ditempati pada akhir tahun 2014 atau sekira 2 tahun berlalu. Namun rentetan kerusakan gedung terus berlanjut.

Salah satu anggota DPRD Polman. Abubakar Kadir berharap kerusakan plafon dan pipa di kantor DPRD Polman segera dicarikan solusi perbaikannya.

"Harus secepatnya dicari solusi supaya kantor wakil rakyat itu kerusakannya tidak tambah parah." Ujar Abubakar Kadir.

Selain itu, kata Abubakar, perbaikan kantor tersebut terbentur masalah anggaran sebab Dinas PU sudah menyerahkan berita acara penyerahan gedung dewan ke sekretariat.

"Menurut PU katanya sudah diserahkan berita acara penyerahan gedung ke sekretariat, kalau benar begitu berarti bukan lagi tanggung jawab kontraktor Dinas PU, tapi masalahnya sekarang anggaran perbaikan gedung belum ada di sekretariat." Ungkap Abubakar Kadir.

Sementara itu Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Polman. Abd Rahman mengaku telah menyerahkan semua urusan itu ke bagian aset. Didampingi stafnya selaku pengurus barang pengguna Muh Dalif, ia mengatakan pengelolaan gedung dewan itu telah diserahkan ke bagian aset sehingga pihaknya tidak lagi mengurusi masalah pemeliharaannya. 

"Memang sebelum diserahkan ke Pemda, maka yang bertanggung jawab masalah pemeliharaannya itu PU, tetapi setelah diserahkan berarti sudah bukan kami lagi." Jelasnya.

Dia kemudian meminta hal tersebut diklarifikasi langsung ke bidang aset.

Setelah diklarifikasi, Kepala bidang aset Musyrifah aliyah mengakui kalau gedung dewan memang sudah diserahkan dari PU ke Pemda. Ia mengatakan gedung dewan yang baru dibangun itu sudah tercatat dibagian aset. 

Ia bahkan menunjukkan dua lembar surat kartu inventaris barang (KIB) gedung dan bangunan dimana tertera sejumlah item pemeliharaan. Dalam surat itu tertulis nama Sekwan Bakhtiar Musdalifah sebagai mengetahui dan nama Kartini selaku pengurus barang namun belum dibumbui tanda tangan. 

Menurut Musyrifah, pihaknya tidak ingin berkomentar terkait siapa pengelola gedung, karena dia hanya sebatas pada pencatatan aset saja.

Sementara Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Polman, Bakhtiar Musdalifah saat dihubungi via telepon melimpahkan masalah tersebut ke bagian perlengkapan umum DPRD Polman yang lebih mengetahui mengenai berita acara penyerahan gedung dewan.

"Hubungi ki bagian perlengkapan umum dek, disitu yang lebih tahu persisnya seperti apa.?." Ujar Bakhtiar. Jumat 28 April 2017.

Salah seorang warga Polewali. Agaz mempertanyakan kualitas bangunan gedung DPRD Polman lantaran biayanya mencapai miliar rupiah.

"Seharusnya tanya kontraktornya kenapa gedung dewan itu selalu rusak, padahal anggarannya Miliar, gedung itu sudah pernah rusak sebelumnya bukan kali ini saja." ungkapnya.

Laporan  :  Z Ramadhana

Editor      :  Sukriwandi   

0 komentar:

Posting Komentar

Berita Paling Populer

Football Live Scores

Standings provided by Polewali Terkinipolewaliterkini.net

loading...