SIAPA CALON BUPATI POLMAN 2018



PERINGATAN...! "Pasang CCTV sebelum terlambat..."

< (( RAMADHAN COME AGAIN..! )) >

01/04/17

Ketua LBH - Sulawesi Barat. Abdul Kadir S.H Soroti
Rental Randis
Bupati Polman Andi Ibrahim Masdar Bagikan Randis Rental
Kepada Para Dokter Ahli dan SKPD
POLEWALITERKINI.NET - Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Sulawesi Barat, menyoroti kebijakan Pemkab Polewali Mandar, yang menyewa Kendaraan Dinas (Randis) bagi para pejabat publik yang kembali berulang.

Ketua LBH Sulawesi Barat. Abdul Kadir menjelaskan semestinya asas manfaat dari randis yang dirental dipertimbangkan.

"Kalau bisa dibeli kenapa harus sewa, setidaknya randis yang dibeli akan kembali kepada pemiliknya, dan menjadi aset daerah." Kata Abdul Kadir S.H.

Berharap Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar memunculkan optimisme baru dalam penataan dan pengelolaan aset daerah yang lebih tertib, akuntabel, dan transparan karena pengolaan yang professional dan modern dengan mengedepankan good governance di satu sisi diharapkan akan mampu meningkatkan kepercayaan pengelolaan keuangan.

"Aset daerah sudah saatnya dikelola secara profesional tidak melakukan perbuatan yang mubazzir, randis dengan cara menyewa tentunya kami pertanyakan sejauh mana komitmen pemerintah dalam pengelolaan aset, terus ada apa belanja rutin lebih besar dari belanja fisik, sampai ada beberapa pejabat randisnya ada dua sampai tiga, di Polman ini hal yang paling krusial adalah pembangunan fisik, khususnya infrastruktur." Ujar Abdul Kadir S.H.


Selain itu, kata Kadir, pengelolaan aset tidak sekedar administratif semata, tetapi harus lebih maju berfikir dalam menangani aset, dengan bagaimana meningkatkan efisiensi, efektifitas untuk menciptakan nilai tambah dalam mengelola aset.

"Tentu kami sesalkan karena rental randis sudah pernah terjadi dan kembali terulang, anggaran yang seharusnya bisa untuk sesuatu yang bermanfaat tapi kok malah sebaliknya, inventaris aset daerah juga harus jelas, jangan lagi ada randis yang sudah di Dum tapi masih dianggarkan, pajaknya dibayarkan." Terang Abdul Kadir S.H.

Dia menambahkan, nilai aset yang dikelola pemkab Polman kurang akurat, ia mencontohkan dalam hal penerimaan randis baru yang tidak menyertakan randis lama.

"Semestinya pada saat serah terima, randis baru diberikan kemudian randis lama diserahkan." Tegas Abdul Kadir S.H.

Terpisah, Ketua Komisi I Bidang Pemerintahan DPRD Polman. Jamar Jasin Badu saat dikonfirmasi mengatakan, rental mobil dilakukan menyesuaikan kemampuan keuangan daerah serta biaya pemeliharaan randis tidak membebani karena ditanggung pihak ketiga.

"Selalu ada plus minusnya, jangan dilihat kalau pengadaan baru jadi aset kalau rental bukan aset, karena kerusakan randis yang dirental ini ditanggung sama pihak ketiga." Jelasnya.

Sementara itu, Kepala Badan Keuangan Pemkab Polman. Mukim saat ditemui diruangannya mengatakan tahun 2016 APBD Polman berkisar Rp. 1,2 Triliun sebagian besar diperuntukkan untuk belanja pegawai, begitupun di tahun 2017.

"Dari Rp. 1,2 Triliun ini APBD kita di tahun 2016, Rp. 600 Miliar masuk ke belanja pegawai, selanjutnya Rp. 400 Miliar alokasi pengadaan barang dan jasa kemudian Rp. 200 Miliar dibagi ke SKPD untuk pembangunan fisik." ungkapnya.

Laporan  :  Z Ramadhana

Editor      :  Sukriwandi

0 komentar:

Posting Komentar

Berita Paling Populer

Football Live Scores

Standings provided by Polewali Terkinipolewaliterkini.net

loading...