SIAPA CALON BUPATI POLMAN 2018



PERINGATAN...! "Pasang CCTV sebelum terlambat..."

26/04/17

Legislator DPRD Polman Bersama Wartawan Kunjungi
Penderita Hidrocypalus 
Selain ASI, Haisa Juga Konsumsi Susu SGM Bubuk
Legislator Partai Golkar Polman, Abubakar Kadir
Bincang Bersama Ibu Haisa
Wartawan Mengambil Gambar Penderita Hidrocypalus
POLEWALITERKINI.NET - Haisa bayi berusia 3 bulan penderita hidrocypalus di Pulau Tangnga (Salama), Kecamatan Binuang, Polewali Mandar, Sulawesi Barat, yang diberitakan sebelumnya hingga kini belum dirujuk ke RS Makassar, Sulawesi Selatan. Rabu (26/04/2017).

BACA : Bocah Penderita Hydrocypalus di Pulau Salama Butuh Uluran Tangan

Bayi penderita pembesaran kepala pasca keluar dari RSUD Polman 1 bulan lalu, karena terbentur masalah belum terbitnya administrasi dokumen kependudukan. Padahal dokter telah menganjurkan supaya HAISA segera dirujuk untuk mendapatkan perawatan medis intensif di rumah sakit yang lebih lengkap alat kesehatannya.

"Masalahnya pak, belum jadi Kartu Keluarga (KK), KTP, sama akte kelahiran, itu harus dilengkapi sebagai syarat, katanya pak Dusun belum ada yang tanda tangani , kalau selesai mi itu insha Allah saya rujuk anak ku." Ucap Nursia Ibu kandung Haisa, saat ditanya oleh Legislator Partai Golkar Abubakar Kadir dikediamannya. Selasa 25 April 2017.

Haisa sendiri diketahui mengidap penyakit pembesaran kepala (Hidrocypalus) seminggu setelah dilahirkan, usianya kini memasuki 3 bulan, namun kondisi kepalanya terus membesar. Sementara badannya hingga kebagian kaki tampak kurus kering.

Tak hanya itu, dapur orang tuanya pun kadang tak mengepul demi kepentingan biaya susu Haisa anak bungsunya.

"ASI ibunya tidak cukup,  Haisa perlu dibantu susu bubuk,  tiap minggu harus ada Rp. 63 ribu untuk beli susu, ukuran kepalanya sudah berdiameter 40, kadang andang tau miapi naanna susu, soqnaimo (Kadang kebutuhan dapur tidak terpenuhi karena beli susu)." Ujar Sahar ayah kandung Haisa.

Rumah milik Sahar dan Nursia terletak di Pulau Tangnga (Salama), Kelurahan Amassangan, Kecamatan Binuang, Polewali Mandar. Untuk menjangkau rumahnya, sejumlah jurnalis bersama Abubakar Kadir legislator Golkar DPRD Polman (25/04/2017) kemarin harus menumpang perahu tradisional tanpa palatto (Tidak ada sayap) yang akrab disebut warga dengan sebutan "Taksi".

Tiba di rumah panggung berukuran 4x5 meter berdinding terpal warna biru, rombongan kami mendapati Haisa kecil sedang diayun ibunya.

Sementara itu, Abubakar Kadir saat melihat langsung kondisi Haisa berjanji akan mengurus bayi tersebut agar segera dirujuk ke Makassar, ia pun sangat menyayangkan keterlambatan Haisa dirujuk karena administrasi kependudukan yang belum selesai.

"Tanya alasan capil,  kenapa KK, KTP, serta akte kelahirannya belum di tandatangani, soalnya ini mendesak karena orang sakit." Tegas Abu Bakar Kadir.


Laporan  :  Z Ramadhana

Editor      :  Sukriwandi

0 komentar:

Posting Komentar

Berita Paling Populer

Football Live Scores

Standings provided by Polewali Terkinipolewaliterkini.net

loading...