SIAPA CALON BUPATI POLMAN 2018



PERINGATAN...! "Pasang CCTV sebelum terlambat..."

18/05/17

Pasutri Jalani Sidang Isbat Nikah di Tonyaman
Untuk Mendapatkan Pengakuan Pemerintah Pasutri Disidang
POLEWALITERKINI.NET  – Sebanyak 70 pasangan suami istri (Pasutri) jalani sidang Isbat yang diadakan di Kantor Desa Tonyaman, Kecamatan Binuang, Polewali Mandar, Sulawesi Barat. Kamis (18/05/2017).

Sidang isbat ini diadakan  karena terdapat masih banyak pasutri yang sudah menikah dan memiliki anak cucu namun tidak memiliki legalitas perkawinan yang sah dari pemerintah dan negara.

Dari pasangan suami istri ini kebanyakan mereka nikah diluar Negeri atau ditempat perantauan, namun mereka tidak memiliki keterangan resmi kalau sudah menikah sehingga mereka diikutkan sidang isbat agar mereka memiliki legalitas perkawinan yang sah dari pemerintah.

Kepala Desa Tonyaman. Nursan yang ditemui mengatakan, di wilayahnya ini masih ada sekitar 70 persen warganya yang sudah menikah namun tidak memiliki buku nikah atau legalitas yang resmi dari pemerintah, karena rata-rata mereka nikah dibawah tangan dan nikah dirantauan sehingga tak mengurus buku  nikahnya.

Memang banyak masyarakat disini yang sudah menikah tidak terbit buku nikahnya,  tidak tau apa masalahnya sehingga buku nikahnya tidak terbit. Untuk itu kita suruh semua masyarakat yang belum punya buku nikah, untuk ikut sidang isbat.

Dijaman sekarang banyak pengurusan Adminsitrasi yang memerlukan buku nikah  kalau tidak ada buku nikah dari orang tuanya maka pengurusan administrasi itu agak sulit bagi anaknya, sehingga kita menyarankan agar yang tidak memiliki buku nikah supaya ikut sidang isbat.” Kata Kepala Desa Tonyaman.

Dalam kegiatan sidang isbat ini dihadiri oleh Disdukcapil Polman, KUA Binuang, Camat Binuang serta dari Pengadilan Agama Polewali.

Kepala Pengadilan Agama Polewali. A. Zahri mengatakan, sidang isbat ini dilakukan karena banyak masyarakat yang sudah menikah yang sah dari hukum agama namun tidak ditindak lanjuti untuk disahkan dari pemerintah sehingga diisbatkan.

Kata dia, masyarakat ini berfikir kalau sudah menikah dibawah tangan oleh imam sudah resmi sehingga mereka tidak mengurus buku nikah lagi. namun tidak seperti itu karena kalau untuk memperoleh kepastian hukum harus kita punya buku nikah yang sah dari pemerintah.

Jadi pasutri yang kita sidang  isbat kan ini adalah  mereka yang sudah menikah namun tidak memiliki kepastian yang sah dari hukum negara, untuk mendapatkan kepastian perkawinan yang sah dari permintaan harus ikut sidang isbat.” Katanya.

Ditempat yang sama Syamsul dan Suratmi pasutri dari dusun Sarampu yang ikut sidang isbat mengakui kalau dirinya 6 tahun yang lalu pernah menikah dibawah tangan namun tidak memiliki buku nikah lantaran tidak pernah melakukan pengurusan.

6 tahun yang lalu saya menikah di masjid di lingkungan tanro Polewali namun saya tidak punya buku nikah sehingga saya ikut sidang isbat untuk memperoleh buku nikah atau kepastian yang sah dari pemerintah.” Katanya

Laporan  :  Erwin Setiawan

Editor      :  Sukriwandi

0 komentar:

Posting Komentar

Berita Paling Populer

Football Live Scores

Standings provided by Polewali Terkinipolewaliterkini.net

loading...