SIAPA CALON BUPATI POLMAN 2018



PERINGATAN...! "Pasang CCTV sebelum terlambat..."

03/05/17

Warga Polewali ini Tak Menyekolahkan Anaknya
Karena Biaya
Kondisi Rumah Rahman Yang Berdiri di Tanah Pemerintah
Ini lah Rumah Rahman di Belakang Terminal Lama Polewali
Kedua Putri Rahman
POLEWALITERKINI.NET - Sungguh miris, Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang diperingati setiap tanggal 2 Mei, sangat kurang berkesan bagi pasangan suami istri RAHMAN (65 tahun) dan RADIA (59 tahun) bagaimana tidak ke 4 anak kandungnya semuanya putus sekolah hanya sampai tingkat Sekolah Dasar (SD).

BACA : PERINGATI HARDIKNAS...! BUPATI POLMAN : TINGKATKAN DISIPLIN, KUALITAS & TAAT JAM KERJA 

Karena tak punya ijazah sekolah, dari masa muda sampai sekarang, RAHMAN hanya bisa bekerja mencari nafkah menarik becak dengan penghasilan pas - pasan yang hanya bisa untuk biaya hidup sehari hari. 

RAHMAN pun tak kuasa membiayai pendidikan anak anaknya, sehingga ke-4 anaknya 3 orang putri dan 1 orang putra,  mesti rela tidak melanjutkan pendidikannya.

"4 anakku itu sampai tamat SD ji saja, bahkan ada itu satu tidak tahu membaca, karena kelas 2 ji berhenti, bagaimana mau lanjut sekolah, apa simata becak ji kasihan kerjanya suami ku, itupun becak na sewa, memang sekolah tidak dibayar tapi uang hari harinya, beli buku, beli baju, dimana ka mau ambil?." Ujar Radia memelas.


Pasca operasi mata sebulan lalu, kondisi penglihatan RAHMAN ikut terganggu, matanya yang dulu dapat melihat sejauh mata memandang kini hanya tinggal kenangan, Dia pun terpaksa istirahat total menarik becak, demi membantu penghasilan keluarga, membuat sang istri RADIA menerima job panggilan mencuci pakaian dan piring dari rumah ke rumah di sekitar tempat tinggalnya dibelakang Terminal Lama Polewali.

"Pas sudah operasi, bapak tidak normal lagi penglihatannya, dan berhenti bekerja, saya mi kasihan turun tangan cari nafkah jadi tukang cuci, nabayar ma orang Rp. 20 ribu itumi kasihan kubelikan beras, kalau ada ji mau panggil ka." Tutur RADIA.


Sejak menikah di tahun 1975 pasangan suami- istri ini hidup berpindah-pindah dengan menumpang di tanah milik orang lain, bahkan tanah yang ditempatinya saat ini adalah milik pemerintah.

"Suami saya orang Tinambung, sejak sudah nikah di Polewali miki tinggal, numpang ki di tanahnya orang, kalau maumi na ambil  tanahnya orang pindah ki lagi nak, banyak kali maka saya pindah pindah." Terang RADIA.

Laporan  :  Z Ramadhana

Editor      :  Sukriwandi

0 komentar:

Posting Komentar

Berita Paling Populer

Football Live Scores

Standings provided by Polewali Terkinipolewaliterkini.net

loading...