PIFAF 2017

Jumat, 14 Juli 2017

Pengurus DPP dan Ketua Bidang Kadernisasi 
Partai Golkar Sulbar Hafid Pratama
POLEWALITERKINI.NET - Pengurus DPP Partai Golkar dan Juga Ketua Bidang Kadernisasi DPW Partai Golkar Sulawesi Barat, Hafid Pratama tidak yakin Andi Ibrahim Mandar (AIM) Petahana Bupati Polewali Mandar akan kembali Maju di Pilbup Polewali Mandar 2018 bersama Golkar. Hal ini disampaikan lewat Via Telpon. Rabu (12/07/2017).

Kata dia, AIM salah loket semestinya merapat dulu ke DPW baru mencari jaringan ke Pusat, karena konstalasi di DPP Partai Golkar saat ini lagi kisru terkait ketua umum Partai berlambang beringin ini akan dipanggil KPK.

Kalau AIM lewat petinggi DPP Partai Golkar seharusnya diawali dari bawah, jangan langsung menembak ke Pusat, karena wewenan itu ada di DPW Sulawesi Barat, kini kelompok NH yang banyak berperan dalam menyelamatkan Golkar. Kata Hafid Pratama.

"AIM ini bisa senasib Abubakar Kadir, yang salah loket ingin jadi Ketua DPRD Polewali Mandar, Kini SK DPP jatuh ketangan Fariduddin wahid." Ungkap Hafid Pratama mantan  komisaris Partai Golkar Kecamatan Mapilli.

Agar kesalahan ini tak terulang mestinya kosong satu di Polewali Mandar belajar dari banyak pengalaman melihat kondisi perpolitijan, karena jelas kalau lewat tokoh Golkar Mandar yang besar di Pusat yakni iskadar Manji lalu ke Jk itu kurang matang jadi mesti konsilidasinya lewat loket yang lagi naik daun di DPP. Kata Hafid Pratama.

Sementara itu Us, Abdullah pengurus Golkar dan Mantan Caleg Partai Golkar dapil 5 Polewali Mandar mengatakan, sampai hari ini belum ada SK atau rekomendasi siapa yang akan mengendarai partai Golkar diperebutan kursi Bupati dan wakil Bupati Polewali Mandar.

Dia katakan, Partai Golkar besar, matang pasti akan melihat kondisi kekinian siapa yang pantas, logikannya rekomendasi tak akan diberikan kepada calon yang surveynya renda.

Jadi mesti kita rasional, kalau to ada pernyataan AIM Pusat merestui wajar wajar saja itukan baru sebatas isu yang digelindingkan belum pasti dan ini semua kita serahkan ke DPP.” Kata Ust.Hasbulah.

Laporan  :  Burhanuddin Haruna