PIFAF 2017

Senin, 21 Agustus 2017

Guru Pelosok Negeri Dilepas di SMAN 2 Polewali
Sebelum Meninggalkan SMAN 2 Polewali Mahasiswa
Sarjana Mendidik Ini Menyampaikan
Pesan Kepada Siswanya
POLEWALITERKINI.NET - SMA Negeri 2 Polewali menggelar acara perpisahan mahasiswa Sarjana Mendidik di Daerah Terluar, Terdepan dan Tertinggal (SM3T) program ini adalah pengiriman guru ke berbagai pelosok negeri yang bertugas tidak hanya mengajar dan mendidik, tetapi juga mendorong kemajuan sekolah di tempat pengabdian mereka. Senin 21 Agustus 2017.

Acara ini diikuti oleh kepala sekolah, guru dan staf pegawai SMA Negeri 2 Polewali, serta beberapa siswapun turut hadir dan memeriahkan acara tersebut. Acara berlangsung dengan penuh rasa haru dan suka cita. Hal tersebut terlihat jelas disetiap wajah yang menghadiri acara ini.

Ada beberapa penampilan siswa yang dipersembahkan dalam acara perpisahan ini seperti akustik, musikalisasi puisi, dan tak lupa pula para guru maupun siswa memberikan sepatah kata ucapan terima kasih.

"Saya sebagai seorang siswa, sangat berterima kasih kepada kak Miken dan kak Atus yang telah banyak memberikan pengajaran dan bimbingan buat saya. Teringat saat pertama kali  bertemu  di sekolah ini, saya melihat jelas senyum diwajah mereka pada saat itu. Semoga kakak semakin sukses. dan terima kasih pula telah mau menjadi bagian dari SMAN 2 Polewali." Kata Ikhsan salah satu siswa SMA 2.

Miken Marpenca dan Mar Atus Sholihah  adalah mahasiswa SM3T yang ditugaskan di SMAN 2 Polewali. selama 1 tahun, ia telah melakukan pengabdian, pembelajaran, dan beragam momen yang menjadi kenangan tersendiri.

Selain itu, para guru maupun siswa juga memberikan cinderamata sebagai bentuk apresiasi mereka buat kedua mahasiswa SM3T ini,  suasana semakin haru pada saat kedua mahasiswa itu menyampaikan pesan dan kesan di hadapan para siswa dan tamu undangan yang hadir.

"Semoga kalian dapat memajukan SMAN 2 Polewali lebih baik lagi. Karena menurut saya, kalian semua memiliki banyak potensi yang perlu digali. Namun perlu bimbingan guru yang lebih intensif untuk menggali potensi tersebut. Serta jangan lupa mengasah tiga kemampuan dasar kalian, yaitu dalam bidang keilmuan, ibadah dan olahraga. Jika ketiga komponen itu terpenuhi, insya Allah tidak hanya siswa dan SMAN 2 yang maju. Tetapi Polman bahkan Indonesia akan jauh lebih baik." Ujar Miken.

Laporan  :  Muhammad Arasy/Muqlisa Musra.

Editor   :  Z Ramadhana