Kamis, 10 Agustus 2017





POLEWALITERKINI.NET - Literasi Kesehatan adalah bagaimana memberdayakan individu untuk terlibat didalam upaya meningkatkan derajat kesehatan baik untuk diri sendiri, orang lain dan lingkungannya.

Lebih dari pada sekedar dapat membaca akan tetapi individu akan dapat mengambil keputusan tentang kesehatan. Literasi kesehatan adalah hal yang baru di Indonesia, belum banyak praktisi kesehatan yang meneliti dan mengaplikasikan konsep literasi kesehatan.

Dosen Akademi Keperawatan YPPP Wonomulyo Fredy Akbar K, S.Kep.,Ners.,M.Kep mengambil tema implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam Pengabdian Masyarakat yang dilakukan Di Desa Bala, Kecamatan Balanipa, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat. Rabu, 26 Juli 2017.

Tema Literasi Kesehatan Hilangkan Stigma Negatif Penyandang Epilepsi. Upaya literasi ini dilakukan oleh karena keperdulian pihaknya melihat kondisi masyarakat didalam memandang penyakit dan penyandang epilepsi dengan stigma negatif. 

Tak sedikit anak yang masih sangat produktif di kabupaten Polewali Mandar juga dapat melanjutkan pendidikan lebih tinggi harus rela putus sekolah karena mengidap penyakit epilepsi yang membuat dirinya dikucilkan dari pergaulan.

Stigma negatif dari teman- teman sebaya, dibully dengan kata- kata hingga kekerasan. Anggapan negatif dari lingkungan dan keluarga sendiri sehingga membuat penyandangnya makin terkucilkan, penularan hingga anggapan bahwa epilepsI adalah aib keluarga.

Kondisi itu menyebabkan orang dengan epilepsi (ODE) tidak terdeteksi dan tidak terlayani oleh Fasilitas Kesehatan, kondisi ini penyebab tidak sedikit dari penyandangnya mengalami depresi.

Literasi kesehatan melalui pendekatan Transcultural Nursing serta kolaborasi ini menggandeng Puskesmas Pambusuang dan Komunitas Teater di Desa Bala serta organisasi remaja sebagai mitra.

Dalam kegiatan literasi kesehatan ini membuat pementasan Puisi dan teater yang pesannya menyampaikan kepada masyarakat bahwa epilepsi itu tidak menular.

Hadir dalam kegiatan Sekretaris BALITTBANGGREN Kabupaten Polewali Mandar, Pemerintah Kecamatan Balanipa, Pemerintah Desa, Segenap Kepala Dusun, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama serta ratusan Masyarakat Desa Bala menyaksikan pementasan ini.

Gerakan Literasi dan Kolaborasi ini adalah upaya Gerakan Masyarakat untuk dapat melek, mengenali dan dapat perduli terhadap kondisi lingkungannya.

Berharap metode menggerakan komponen dan potensi yang ada dimasyarakat ini dapat dilakukan bersama sehingga program Gerakan Masyarakat (GERMAS) yang dicanangkan oleh Pemerintah dapat diimplementasikan untuk meningkatkan derajat kesehatan Masyarakat.

Penulis  :  Fredy Akbar