Rabu, 27 September 2017






POLEWALITERKINI.NET – Tak seperti biasanya, kali ini Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulawesi Barat, Brigjen Pol Baharuddin Djafar selepas Apel pagi langsung intruksikan pejabat utama dan pamen jajarannya di tes urine.

Perintah spontan itu ditujukan kepada Kabid Propam, Kabid Dokkes dan Kabid Humas untuk segera melaksanakan Tes Urine kepada Personil Polda Sulbar yang dimulai dengan Pejabat Utama, Personil berpangkat Pamen (Perwira Menengah), dan Personil Direktorat Reserse Narkoba Polda Sulbar.

Bahkan Pelaksanaan Tes Urine tersebut diawali dengan pengambilan Urine Kapolda Sulbar, kemudian para pejabat utama Polda Sulbar termasuk para Pamen yang ada di dalam barisan apel itu sontak kaget karena pelaksanaan apel ini tidak seperti biasanya.

Kapolda Sulbar bersama anggota Provost pun langsung mengarahkan barisan Pejabat Utama dan para Pamen menuju Poliklinik Bid Dokkes Polda Sulbar.

Didalam Poliklinik, sejumlah peralatan pemeriksaan urine sudah disiapkan oleh personil Bid Dokkes Polda Sulbar, rombongan barisan Pejabat Utama serta Para Pamen Polda Sulbar kemudian masuk toilet untuk diperiksa urinenya masing masing dengan pengawasan ketat dari Provos, sehingga tidak satu pun personil yang bisa lolos dari pemeriksaan tersebut.

Kabid Humas Polda Sulbar AKBP Hj. Mashura, SH saat dikonfirmasi membenarkan pemeriksaan urine secara mendadak tersebut.

“Polda Sulbar hari ini melakukan tes urine kepada Pejabat Utama Polda dan para Perwira Menengah (AKBP keatas) juga ikut namun Sebelum Tes Urine dilaksanakan Kapolda Sulbar dalam pelaksanaan apel pagi menyampaikan kepada seluruh Personil yang merasa mengkonsumsi Narkoba saat ini, Sebelum Tes Urine dilaksanakan diberi kesempatan untuk melaporkan diri ke Bid Propam bila mana itu masih bisa di Rehabilitasi akan dilakukan Rehab, namun apabila temuan itu didapatkan dari hasil Tes Urine, Propam Proses secara Hukum.” Ujar Kabid Humas Polda Sulbar. AKBP Hj. Mashura, S.H.

Dilaksanakannya tes urine ini tujuannya sebagai bentuk kewaspadaan Polda Sulbar dan Jajaran terhadap penyalahgunaan Narkotika di institusi Kepolisian dan membuktikan kepada masyarakat bahwa Polda Sulbar tidak main-main dengan penyalahgunaan Narkoba.(*)