PIFAF 2017

Jumat, 13 Oktober 2017


Ilustrasi
Diduga Mengancam, Pria dan Parang Panjang
Diamankan Polisi
Mediasi Dilakukan di Kantor Desa Duampanua
POLEWALITERKINI.NET – Aksi saling serang atau perkelahian kelompok antar pemuda dusun terjadi di Desa Duampanua, Kecamatan Anreapi, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, hampir saja pecah. Berdasarkan informasi yang dihimpun  kejadian itu dipicu kesalahpahaman saat pertandingan bola beberapa waktu lalu.

Menurut Bagian Humas Kepolisian Polewali Mandar, kejadian ini. Jumat malam, 13 Oktober 2017 sekitar pukul 20.00 wita bertempat di lapangan Desa Duampanua, Dusun Tibakan, Kecamatan Anreapi, Kabupaten Polman.

Dugaan pemicu perkelahian kelompok antar pemuda dusun tibakan dengan pemuda dusun batu papan disebabkan peristiwa sekitar bulan agustus 2017 dimana telah terjadi perselisihan antar pemuda dusun dalam event pertandingan sepak bola dalam rangka menyambut HUT RI ke 72.

Mengantisipasi melebarnya persoalan ini Kepala Desa Duampanua H. ARIFIN bersama dengan Kepala Dusun Tibakan GAMAR dan Kepala Dusun Batu Papan JUMADI dihadiri Bhabinkamtibmas Desa Duampanua AIPDA KOMARUDDIN melakukan upaya mediasi.

Dalam upaya mediasi, pihak pemerintah dan aparat keamanan menghadirkan pemuda dusun Batu Papan, yakni SAIPUL (18) yang diduga terlibat dan juga sebagai korban dalam perkelahian. Pertemuan itu digelar di kantor Desa Duampanua.

Hasilnya, Kepala dusun batu papan menjelaskan bahwa tidak menerima kejadian tersebut dan akan melaporkan ke pihak yang berwajib disebabkan karena dirinya telah diancam dengan menggunakan senjata tajam.

Selain itu lanjutnya, permasalahan ini sudah tidak bisa lagi diselesaikan secara kekeluargaan, karena sebelumnya dari pihak desa sudah memediasi permasalahan ini, akan tetapi hasil mediasi tersebut tidak diindahkan oleh masing masing pihak.

Sementara itu Kepala Desa Duampanua menjelaskan bahwa menyerahkan sepenuhnya permasalahan ini kepada pihak yang berwajib karena tidak dihadiri oleh orang orang yang terlibat dalam perkelahian tersebut.

Akibat aksi saling serang itu dilaporkan JUMADI (51), kepala dusun tibakan menjadi korban pengancaman dengan menggunakan sebilah badik yang diduga kuat dilakukan oleh CALI (30), alamat Dusun Tibakan, Desa Duampanua, Anreapi.

Korban lain, yakni SAIPUL (18), alamat dusun tibakan desa duampanua, mengalami luka bengkak pada bagian dahi serta luka pada bagian bibir bawah sebelah dalam. Diduga pelakunya, inisial (AC) yang beralamatkan di dusun tibakan desa duampanua kecamatan, anreapi, polman,

Demi kepentingan penyelidikan dan penyidikan, pelaku pengancaman BASRI HASAN alias CALI diamankan di polsek polewali bersama barang bukti berupa 1 (satu) buah Parang panjang. Saipul sendiri brelum melaporkan (AC) ke polisi. Sementara orang-orang yang terlibat dalam perkelahian kelompok tersebut saat ini masih dalam lidik.(*)