PIFAF 2017

Jumat, 27 Oktober 2017

Wakil Bupati Polman Terima Dua Orang Investor China
Sejumlah Pejabat Teras Pemkab Polman Terima
Kunjungan Investor China
POLEWALITERKINI.NET – Sektor properti pembangunan rumah sederhana tipr 27, 36 dan 45 di Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, dilirik 2 orang pengusaha asal tiongkok china untuk melakukan investasi.

Kedatangan ke Pemkab Polman didampingi tim fasilitator, mereka diterima oleh Wakil Bupati Polman HM. Natsir Rahmat di ruangannya didampingi Kabag Humas, Azwar Jasin Sauru dan Asisten II Bidang Ekonomi Pembangunan, Darwin Badaruddin. Kamis, 26 Oktober 2017.

Juru bicara pengusaha tiongkok, Ary saat ditemui menjelaskan rumah yang akan dibangun nanti lebih murah dari harga normal dengan kualitas yang tak kalah dengan perumahan KPR BTN, lantaran dilengkapi peredam suara, anti gempa, dan anti api.

"Kita melirik Polman karena potensinya bagus, rumah yang dipasarkan itu berkualitas dan murah tapi bukan subsidi, kami target pasarkan 20 ribu unit di Polman." Kata Ary.

Sementara itu, Kabag Humas Pemkab Polman, Aswar Jasin Sauru saat dikonfirmasi menuturkan Pemkab Polman merespon positif rencana investasi rumah murah pengusaha asal China ini, kata dia, mekanisme pemasaran yang ditawarkan nantinya melalui developer lokal.

"Pengusaha China itu hanya membangun rumah, kemudian sistim pemasarannya diserahkan ke developer lokal, apakah nanti akan di KPR kan itu terserah developernya." Ungkap Aswar Jasin Sauru.

Rumah murah yang ditawarkan investor asal negeri tirai bambu (China) ini lebih murah 30 persen dibanding harga rumah KPR BTN bersubsidi.

"Wakil Bupati sudah meminta investor China ini melengkapi izinnya." Lanjut Aswar Jasin Sauru.

Dia tambahkan, masyarakat Polman yang masuk kategori Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) akan diprioritaskan memiliki rumah murah yang ditawarkan, meski demikian Pemkab Polman akan mencabut izin investor China ini jika di kemudian hari menyalahi aturan dan merugikan masyarakat.

"Sanksi tegas akan diberikan jika pembangunan rumah murah ini mengakibatkan banjir pada pemukiman sekelilingnya, makanya kita arahkan investornya ke SKPD terkait." Tegas Azwar Jasin Sauru.

Laporan  :  Z Ramadhana.